Sudah Saatnya Berhenti Memikirkan Kemungkinan Terburuk dari Sesuatu yang Belum Terjadi

  • Selasa, 28 Maret 2017 19:00 WIB

-

Intisari-online.com—Pikiran negatif sering berakhir dengan pikiran-pikiran yang jauh lebih buruk lagi.  Coba perhatikan contoh berikut ini, apakah kita pernah memikirkan hal yang sama?

(Membuangr Pikiran Negatif dari dalam Diri )

“Perut saya sakit, apa mungkin saya terkena kanker di perut? Bagaimana kalau saya meninggal? Bagaimana nasib pasangan dan anak-anak saya?”

“Atasan sepertinya tidak menyukai proposal yang saya buat, jangan-jangan dia lebih menyukai proposal rekan kerja yang lain. Bagaimana kalau saya dipecat?”

“Saya sudah lama tidak mendengar kabar teman, tapi mengapa harus saya terus yang mulai untuk menghubungi mereka? Bagaimana kalau sebenarnya mereka juga tidak peduli lagi pada saya?

Inilah 10 Perbedaan Besar Antara Kecemasan dan Kekhawatiran (1)
-

Hal yang buruk, bahkan hal yang mengerikan adalah kenyataan yang mungkin saja terjadi dalam kehidupan manusia. Namun, bukan berarti kita harus memperkirakan keburukan dan membiarkan pikiran kita terjebak dalam kekhawatiran yang belum terjadi itu. Seperti perkataan bijak yang sudah sering kita dengar, bahwa hampir semua hal buruk yang kita khawatirkan belum tentu terjadi.

(Jangan Khawatir, Kemurahan Hati yang Kita Berikan kepada Orang Lain Pasti akan Dihargai!)

Apakah kita sering terjebak dalam pikiran, “bagaimana jika terjadi hal yang buruk itu”? Hal itu berarti kita terjebak dalam kebiasaan mental yang negatif. Bagaimana mengatasi pikiran akan kemungkinan buruk itu? Berikut tiga hal yang harus kita katakan dan tanamkan pada diri sendiri seperti yang dilansir di psychologytoday.com:

1. “Hal tersebut belum terjadi sekarang!”

Betul kalau hal buruk mungkin saja terjadi dalam hidup kita, namun hal itu belum terjadi. Jadi mengapa harus begitu galau dan kacau?

Sumber : []

Reporter : Tika Anggreni Purba
Editor : Ade Sulaeman

KOMENTAR

EMBED THIS ARTICLE

Copy and paste this code into your website.

×