Apa yang Perlu Pria Tahu tentang Vagina, Organ Rumit yang Bisa Kacaukan Pria

  • Jumat, 17 Februari 2017 20:20 WIB

Apa yang perlu pria tahu tentang vagina pasangannya?

Intisari-Online.com – Penis seorang pria itu sederhana. Hanya memiliki beberapa fungsi dan memberitahu segala sesuatunya hanya dalam satu lirikan. Sementara, vagina, adalah hal yang rumit, organ dengan banyak wajah yang misterius tapi bisa mengacaukan pria. Nah, inilah yang perlu pria tahu tentang vagina pasangannya.

(Apa Penyebab Vagina Berkeringat dan Bau Selama Berolahraga?)

Klitoris adalah seluruh tempat.

Ini Dia!  12 Fakta Pasti tentang Klitoris (1)
Klitoris adalah seluruh tempat

Melihat sebuah inti kecil? Itulah puncak gunung es. Di bawah kelenjar eksternal klitoris adalah poros yang memisahkan kedua sisi vagina. Klitoris sebenarnya di kisaran 6 atau 7 inci. Klitoris internal membentuk dua “kaki” yang disebut crua, yang berjalan di sepanjang bagian dalam vagina. Kacang yang berada di antara mereka adalah jaringan spons dari kelenjar paraurethral, yang dipercaya sebagai G-Spot.

Jadi jika para pria ingin mencoba semua zona menyenangkan saat berhubungan seks, jangan hanya fokus pada kelenjar klitoris di luar, tapi cobalah menopang tubuh wanita pada bantal selama posisi misionaris untuk menggosok melawan G-Spot dan klitoris.

(Terapi Vagina ala Gwyneth Paltrow, Menyelipkan Telur Batu Giok)

Wanita mengerang di tengah malam.

Persalinan dengan orgasme
Wanita mengerang di tengah malam

Sekitar sepertiga dari wanita bisa mengingat orgasme dalam tidur mereka, demikian menurut sebuah penelitian dalam Journal of Sex Research.  Sementara orgasme nokturnal tidak sering terjadi, gairah nokturnal terjadi secara rutin selam tidur REM, bisa-bisa sampai lima kali setiap malam. Bukan hanya klitoris yang penuh dengan darah, tetapi seluruh daerah kelamin, membuatnya lebih mungkin mengalami orgasme.

Vaginanya adalah pH seimbang.

7 Masalah Kesehatan Vagina Wanita Menikah dan Cara Pencegahannya (1)
Vagina dalam pH seimbang

Vagina secara alami bersifat asam, dengan tingkat pH sekitar 4,5. Sementara, semen atau sperma, sekitar 8. Ini secara alami menetralkan lingkungan dalam vagina, sehingga sperma dapat bertahan hidup di sana. Tetapi bila terlalu banyak sek dengan ejakulasi maraton, justru berpotensi menyebabkan infeksi seperti vaginosis bakteri. Untuk itu disarankan agar wanita buang air kecil dahulu di antara sesi berhubungan seks, sehingga mengurangi risiko mendapatkan bakteri.

Sumber : ["menshealth"]

Reporter : K. Tatik Wardayati
Editor : Ade Sulaeman

KOMENTAR

EMBED THIS ARTICLE

Copy and paste this code into your website.

×