Jangan Dulu Gembira dengan Menganggapnya Sehat, Keringat Berlebih Bisa karena Penyakit Lain

  • Jumat, 12 Januari 2018 19:45 WIB

Berkeringat lebih tidak baik | Belmarrahealth

Hiperhidrosis macam ini dicetuskan oleh stres emosional.

Ada lagi hiperhidrosis lokal (hanya terjadi pada bagian tubuh tertentu), dan hiperhidrosis generalisata (di seluruh tubuh).

Tingkat keparahannya dinilai secara kuantitatif berdasarkan jawaban terhadap beberapa pertanyaan berikut:

Skala Keparahan Hiperhidrosis

(Baca juga: Apa Penyebab Vagina Berkeringat dan Bau Selama Berolahraga?)

(Baca juga: Robot Ini Bisa Push-Up dan Berkeringat Seperti Manusia)

“Mana yang lebih tepat menggambarkan efek keringat pada kegiatan sehari-hari Anda?”

  1. Keringat saya tidak terdeteksi dan tidak mengganggu aktivitas keseharian saya.
  2. Keringat saya bisa ditoleransi tetapi kadang mengganggu aktivitas keseharian saya.
  3. Keringat saya tidak bisa ditoleransi dan sering mengganggu aktivitas keseharian saya.
  4. Keringat saya sudah tidak bisa ditoleransi lagi dan selalu mengganggu aktivitas keseharian saya.

Bisa disebabkan penyakit lain

Ada hiperhidrosis primer, ada pula hiperhidrosis sekunder. Pembedanya terletak pada si penyebab.

Pada hiperhidrosis primer, yang bermasalah hanya kelenjar keringat ekrin yang terlampau rajin memproduksi keringat, gara-gara saraf simpatis yang terlalu aktif.

Reporter : K. Tatik Wardayati
Editor : Moh Habib Asyhad

KOMENTAR

EMBED THIS ARTICLE

Copy and paste this code into your website.

×