Jangan Campur Buah dan Makanan Utama, 1 Dari 9 Pantangan Mencampur Makanan

  • Sabtu, 12 Agustus 2017 20:45 WIB

Ilustrasi | thehealtsite.com

Intisari-Online.com – Coba kita ingat-ingat, pernahkah kita merasakan ada keanehan dengan masalah pencernaan setelah makan? Seperti kembung, begah, sembelit, dan diare?

Lalu terbersit pertanyaan, apa iya makanan yang kita konsumsi itu tidak sehat?

Hmm … jangan menyalahkan sama sekali makanan-makanan itu. Bisa jadi karena kombinasi makanan yang kita pilihlah penyebabnya.

Sama-sama sehat tapi kalau salah kombinasi justru bisa saling membunuh nilai gizi dan manfaat makanan dari kedua makanan tersebut.

Untuk mengetahui makanan mana yang membuat malapetaka saat digabungkan, Dr. Manjiri Puranik, pakar penurunan berat badan, Insta Sculpt, Mumbai, menguraikan berikut ini.

Di sini Puranik mencantumkan kombinasi makanan terburuk yang tidak boleh kita campur atau masak bersama.

(Baca juga: Kombinasi Havermut - Stroberi Bikin Jantung Sehat)

1. Buah dengan makanan yang dimasak

Makanan kita seharusnya terdiri atas sayuran yang dimasak bersama dengan nasi. Buah tidak pernah dianggap sebagai bagian dari makanan utama kita. Bahkan tidak bisa dihitung sebagai makanan penutup. Makan buah bersama dengan makanan utama atau setelah makan bisa memperlambat proses pencernaan dan menyebabkan kembung dan berat badan setelah makan.

Waktu yang tepat untuk makan buah adalah 30 menit sebelum makan atau satu sampai dua jam setelah makan.

Sumber : thehealthsite.com

Reporter : Agus Surono
Editor : Agus Surono

KOMENTAR

EMBED THIS ARTICLE

Copy and paste this code into your website.

×