No Kum-Sok, Orang Korea Utara Pertama yang Membelot Menggunakan Pesawat Tempur Negaranya Sendiri

  • Senin, 17 April 2017 11:50 WIB

No Kum-Sok, Orang Korea Utara Pertama yang Membelot Menggunakan Pesawat Tempur Negaranya Sendiri | Warhistoryonline

Intisari-Online.com - Waktu itu September 1953, perang sudara di Korea sudah berakhir hampir dua bulan sebelumnya. Ini adalah masa gencatan senjata yang telah disepakati kedua belah pihak.

Hari itu, No Kum-Sok memutuskan tidak mau berperang untuk Korea Utara lagi. Ia memutuskan membelot. Dengan membawa MiG-15, ia kabur menuju Zona Demiliterisasi (DMZ). Di zona ini, tidak diperkenankan adanya aktivitas militer.

(Baca juga: Setelah Satu Abad, Pembelot Ini Akhirnya Disahkan sebagai Pahlawan)

Dengan kecepatan 600 mil per jam, Kum-Son hanya membutuhkan waktu 17 menit untuk menyeberangi perbatasan yang dijaga ketat di Kimpo Air Base. Baik North Korean Fighters ataupun South Korean Forces gagal mengejarnya.

Cek hadiah untuk Kum-Sok
Cek hadiah untuk Kum-Sok

 

Perjalanannya semakin aman lantaran radar besar Amerika Serikat sedang tidak dioperasikan.

Meski demikian, karena tidak familiar dengan kondisi Kimpo, ia masuk dari sisi yang salah sehingga mendarat di sisi yang salah pula. Pesawatnya hampir menabrak F-86 Sabre milik Amerika Serikat.

Kapten Dave William, pilot Amerika yang mengemudi F-86 Sabre, langsung membanting pesawatnya dengan kekuatan penuh. Melalui radio ia mengumpat, “MiG sialan!”

Tak gentar, Kum-Sok tetap memutuskan mendaratkan dan memarkirkan pesawatnya di antara dua pesawat tempur F-86. Turun dari pesawatnya, ia merobek gambar Kim Il Sung, pemimpin Korea Utara.

Ngomong-ngomong, pendaratannya dari sisi yang salah ternyata menguntungkannya. Ada anggapan, jika ia masuk dari sisi yang benar, bisa jadi ia ditembak oleh pesawat Amerika Serikat.

Reporter : Moh Habib Asyhad
Editor : Moh Habib Asyhad

KOMENTAR

EMBED THIS ARTICLE

Copy and paste this code into your website.

×