Wow, Penambang Ini Temukan Zamrud Seberat 360 Kg. Harganya Cukup untuk Bangun Trans Papua

  • Jumat, 13 Oktober 2017 11:00 WIB

Harganya bisa mencapai Rp4,2 triliun | dailymail

Intisari-Online.com – Sebuah batu zamrud ditemukan di lokasi pertambangan permata, sekitar 200 meter di dalam Tambang Carnaiba, area eksplorasi mineral yang kaya permata di Bahia, Brasil timur laut.

Batu zamrud ini memiliki berat 360 kg dengan tinggi sekitar 4,3 meter.

undefined
Batu zamrud ini seberat 360 kg

FG, pemilik pertambangan sekaligus pengusaha, mengatakan bahwa dia tidak dapat mengungkapkan apapun tentang keberadaan batu itu.

“Yang bisa saya katakan adalah batu itu sering dipindahkan dari tempat yang aman dan berada di bawah penjagaan bersenjata,” kata FG dilansir dailymail.co.uk.

(Baca juga: Batu Zamrud Raksasa Ditemukan di Brasil, Nilainya Sama dengan Anggaran Asian Games 2018)

(Baca juga: Setelah Penjepit Kertas Seharga Rp2,4 Juta, Kini Ada ‘Batu’ Seharga Rp10 Juta. Sama-sama Brand Fashion)

(Baca juga: Ditemukan, Batu Permata Raksasa Seharga Rp2,2 Triliun di Myanmar)

“Saya tidak dapat mengambil risiko dengan membahayakan keluarga saya jika saya memberitahu di mana saya menyimpannya.”

“Saya takut, kalau ada orang yang ingin mengambil batu itu dan melukai keluarga saya.”

undefined
Dikelilingi oleh 180.000 karat kristal

Hanya rekaman video yang menunjukkan lokasi di dalam tambang di mana batu zamrud itu ditemukan dan beberapa foto dari batu itu yang bisa dipublikasikan.

“Batu ini memiliki zamrud beryl yang tersebar di atasnya. Kualitas mereka luar biasa dan sejauh ini adalah yang terbaik yang pernah saya lihat,” kata pria yang sudah berkecimpung di industri permata selama 30 tahun ini.

Menurut para ahli, harga batu zamrud yang berisi sekitar 180.000 karat krital ini bisa mencapai mencapai 238 juta Pound (Rp4,2 triliun).

“Saat ini, saya sudah menerima telepon dari pihak yang berpotensi menjadi pembeli. Mereka dari Eropa, Emirat Arab, Amerika, India, dan China,” terang pria berusia 50 tahun ini.

Reporter : Mentari Desiani Pramudita
Editor : Ade Sulaeman

KOMENTAR

EMBED THIS ARTICLE

Copy and paste this code into your website.

×