Tak Lama Lagi, Jerapah Bisa Jadi Spesies yang Terancam Punah, dan Dunia Belum Bisa Berbuat Apa-apa

  • Jumat, 21 April 2017 17:20 WIB

Jerapah terancam punah | Metro.co.uk

Intisari-Online.com - Jerapah bisa jadi spesies yang terancam punah. Dan itu tidak akan butuh waktu yang lama, jika perburuan dan pengrusakan habitat binatang berleher panjang ini tak segera dihentikan.

Menanggapi kasus ini, lima kelompok lingkungan mengajukan petisi hukum kepada pemerintah AS untuk mencantumkan jerapah sebagai hewan yang terancam punah.

Menurut data International Union for the Conservation of Nature (IUCN), seperti dilaporkan Guardian, saat ini, hanya 97.500 spesies yang tersisa di Sub-Sahafa Afrika.

Setidaknya, telah terjadi penurunan jumlah sebesar 40 persen sejak 1985. Beberapa kalangan juga bilang, jumlah jerapah di Afrika saat ini lebih sedikit dibanding gajah—sementara gajah afrika masuk spesies terancam punah.

Para ahli percaya bahwa hilangnya habitat, penyakit, dan perburuan liar untuk dagingnya menjadi beberapa penyebabnya.

Tapi, menurut para pengaju petisi di atas, yang perlu disoroti dalam kasus ini adalah pemburu “trofi”. Para pemburu ini, melakukan perjalanan ke Afrika khusus untuk menembak hewan liar.

Mungkin kita masih ingat, pada 2015 lalu, pemburu trofi telah menyebabkan kematian Cecil, singa ikonik di Afrika. Dan pada Agustus, di tahun yang sama, seorang gadis 12 tahun asal Utah, AS, bernama Aryanna Gourdin, berpose dengan jerapah dan zebra mati.

 

Penurunan jumlah jerapah, tentu saja membuat banyak kalangan terkejut.

Reporter : Moh Habib Asyhad
Editor : Moh Habib Asyhad

KOMENTAR

EMBED THIS ARTICLE

Copy and paste this code into your website.

×