Perempuan Yazidi Ini Bercerita tentang Dirinya yang Menjadi Budak Seks ISIS dan Bagaimana Ia Berhasil Melarikan Diri

  • Minggu, 14 Januari 2018 17:45 WIB

Nadia Murad | nypost.com

Intisari-Online.com - Nadia Murad kecil tumbuh dengan mimpi punya salon kecantikan kelak di kemudian hari.

Sebagai bungsu dari 11 bersaudara di sebuah keluarga Yazidi di barat laut Irak, ia memotret semua pengantin di desa mungilnya, mempelajari riasan dan gaya rambut mereka.

Favoritnya adalah perempuan berambut cokelat dengan ikal-ikal yang menumpuk ke atas.

Tapi setelah ISIS menyerbu desanya pada Agustus 2014 lalu, mimpi it sirna belaka.

(Baca juga: Awalnya Kerap Menjadi Korban Budak Seks, Wanita-Wanita Cantik Ini Bangkit Dan Hancurkan ISIS Di Ragga)

(Baca juga: Gadis 16 Tahun yang Dipaksa Jadi Budak Seks ISIS Ini Ungkapkan Bagaimana Militan ISIS Memperkosanya Setiap Hari Selama 6 Bulan)

Murad ditangkap, diperbudak, dijual, diperkosa, dan disiksa di hadapan ribuan pasang mata orang-orang sebangsanya. Ia juga dipaksa untuk meninggalkan agamanya.

Tapi upaya ISIS nyatanya sama sekali tidak berhasil.

Murad, yang kini 24 tahun, berhasil melarikan diri secara ajaib dan sekarang menjadi calon pemenang Hadiah Nobel Perdamaian. Ia dianggap memperjuangkan kebebasan dan keadilan bagi rakyatnya.

Reporter : Moh Habib Asyhad
Editor : Moh Habib Asyhad

KOMENTAR

EMBED THIS ARTICLE

Copy and paste this code into your website.

×