Pengakuan Perawat yang Bekerja di Kamar Mayat: Hal Ini Membuatku Terjaga Sepanjang Malam!

  • Selasa, 13 Februari 2018 12:45 WIB

pengakuan perawat yang bekerja di ruang mayat | dailymail.co.uk

Intisari-Online.com - Seorang pekerja di kamar mayat mengungkapkan bagaimana rasanya harus bersama dengan tubuh-tubuh tak bernyawa sepanjang hari.

Andrea Kaye, manajer kamar dan pemakaman mayat di rumah sakit East Yorke, Inggris berbagi pengalamannya pada Daily Mail.

Seluruf petugas yang bekerja di ruang mayat bukanlah perawat biasa.

Mereka wajib memiliki pengetahuan bedah untuk seluruh bagian tubuh manusia, sekaligus keterampilan konselor untuk berurusan dengan keluarga yang sedang berduka.

(Baca Juga: (Foto) Operasi Plastik Tidak Seinstan yang Dibayangkan, Wanita Ini Menderita 3 Bulan Setelah Jalani Operasi)

Selain itu, harus memiliki dedikasi dan perut besi alias tidak boleh mual dan muntah melihat kondisi pasien di kamar mayat.

"Bagi sebagian orang, pekerjaan ini menyeramkan dan tidak menyenangkan. Tapi kami di sini berperan untuk membantu orang-orang," kata Andrea.

undefined
suasanan ruang mayat tempat Andrea bekerja

Andrea juga harus mengendalikan emosi saat bekerja di kamar mayat.

(Baca Juga: Mewahnya Pesta Pernikahan 10 Hari 10 Malam Anak Raja Tambang Batu Bara Kalimantan Ini! Mobil Pengantinnya Saja Seharga Belasan Miliar!)

Masalahnya, mereka tidak bekerja hanya menjaga mayat-mayat itu, menutupinya dengan kain dan menyimpannya di ruang-ruang penyimpanan khusus.

Sumber : mirror.co.uk

Reporter : Aulia Dian Permata
Editor : Aulia Dian Permata

KOMENTAR

EMBED THIS ARTICLE

Copy and paste this code into your website.

×