Hati-hati! 'Hanya' Karena Gaya Hidup yang Diimpikannya, Hidup Pria Ini Berakhir Tragis

  • Sabtu, 13 Januari 2018 10:00 WIB

Jack, memutuskan untuk bunuh diri karena tidak dapat menjangkau gaya hidup mewah | mirror.co.uk

Pada usia 18 tahun, dia sudah bisa membeli sebuah karavan di depan halaman ayahnya dengan usahanya sendiri.

Dia lalu mulai berpikir untuk membuka rekening bank, membeli pakaian bagus, mobil, menyiapkan rumah dengan furniture berharga mahal yang sulit dijangkau olehnya.

Jack bukanlah orang gila atau pecandu narkoba, hanya saja terlalu banyak hal yang dirasakannya, emosinya sebagai seorang pria, jatuh cinta dan berada di bawah tekanan karena menjadi pria yang terlalu baik.

Dunn kemudian mengatakan kepada semua orang bahwa terkadang mengistirahatkan diri adalah hal yang terbaik, pikiran kita juga harus beristirahat dan kita butuh berbicara kepada orang lain.

BACA JUGA: Lima Warung Kopi Legendaris Indonesia yang Sudah Ada Sejak 1920-an, Cita Rasanya Otentik

Leyland, kekasih Jack, mengatakan bahwa dia melihat Jack untuk yang terakhir kalinya pada hari Jumat ketika dia meninggalkan anjing Poppy di rumahnya.

Leyland juga mengatakan Jack sebelumnya pernah mengatakan bahwa dia akan bunuh diri, namun dia pikir Jack hanya bercanda karena dia sedang mabuk.

Jack pasti merasa telah mengecewakan banyak orang dan dengan adanya banyak orang di sekitarnya menunjukkan bahwa betapa semua orang mencintai Jack. (mirror.co.uk)

BACA JUGA: Yakuza, Kini Dianggap Gangster Kejam, Dulu Dianggap Robin Hood yang Menciptakan Hubungan Romantis

Reporter : Tatik Ariyani
Editor : Tatik Ariyani

KOMENTAR

EMBED THIS ARTICLE

Copy and paste this code into your website.

×