Tak Perlu Teriak “Om Telolet Om” Untuk Dengar Suara “Telolet” Di Medan / Foto : Flickr.com/ Jean Marle

Tak Perlu Teriak “Om Telolet Om” untuk Dengar Suara “Telolet” di Medan

  • Editor : Ade Sulaeman
  • Thursday, 22 December 2016
  • 05:06 pm

Saat "om telolet om" menjadi tren yang mendunia, rupanya ada beberapa bagian di wilayah Indonesia, yang hampir setiap hari mendengarnya. Tak perlu teriak "Om telolet Om" untuk dengar suara "telolet" di Medan.

Intisari-online.com—Tren “om telolet” yang kabarnya mendunia lewat dunia maya itu sebenarnya bukan cerita baru. Sebab keberadaan klakson ini sudah umum digunakan untuk bus-bus besar di beberapa wilayah di Medan.

(Ini Dia 10 Meme “Om Telolet Om” Terlucu)

Adalah kota Medan dan sekitarnya yang disebut dengan daerah sejuta klakson. Tanpa diteriaki “Om telolet om!” pun, Anda bisa mendengar suara klakson itu setiap hari. Tidak hanya dari bus, angkot pun banyak yang menggunakan klakson. Kalau dibilang polusi suara, ya. Kalau dibilang satu keunikan di tengah ramainya transportasi di kota Medan, juga ya. Tidak hanya “telolet”, juga ada “tutuuut”, “tiinn tinn”, “tilutit-tilulit”, bahkan ada klakson dengan suara anjing menggonggong/menyalak. Variasi klakson di Sumatera Utara memang unik.

Klakson “telolet” sangat khas dengan bus-bus di Medan. Khususnya bus antar kota dalam provinsi. Umumnya yang paling dikenal adalah bus trayek Medan-Berastagi-Kabanjahe, Kabupaten Karo, Sumatera Utara.  Satu-satunya transportasi umum yang paling banyak digunakan masyarakat dari Medan maupun sebaliknya adalah bus dengan klakson “telotet” itu.

(Video-video “Om Telolet Om” Paling Lucu, dari Anak-anak hingga Selebritas Dunia)

Tak Perlu Teriak “Om Telolet Om” Untuk Dengar Suara “Telolet” Di Medan
Tak Perlu Teriak “Om Telolet Om” Untuk Dengar Suara “Telolet” Di Medan

Namanya, bus Sinabung Jaya, Sumatera Transport (SuTra), Murni Express, dan Borneo. Dengan tampilan yang eksentrik, berbagai tulisan stiker, dan alunan musik disko menjadi ciri khas bus ini. Bayangkan betapa “riuh” bus ini ditambah pula dengan klakson “telolet”. Sebagai penumpang, sepanjang dua jam perjalanan dari Medan-Berastagi maupun sebaliknya, Anda akan puas dengan “telolet”.

Oh ya satu lagi yang unik, bus “telolet” ini juga dikendarai oleh supir yang lihai. Soalnya kondisi jalanan Medan-Berastagi-Kabanjahe berkelok-kelok dan curam. Karena itu membutuhkan komunikasi yang baik dengan kondektur bus selama di perjalanan. Jika kapan-kapan Anda naik bus ini, jangan kaget kalau supir dan kondektur menggunakan ‘bahasa’ dan ‘komunikasi’ yang mereka berdua dan Tuhan saja yang mengetahui artinya.

(Fenomena “Om Telolet Om”: Inilah 6 Remix “Om Telolet Om” Terbaik Versi Billboard)


Sumber :

Author :

Tika Anggreni Purba

Kita tidak bisa menghentikan burung-burung beterbangan di atas kepala kita, tetapi kita bisa mencegahnya agar tidak bersarang di rambut kita. 

Komentar

Berita Terkait

Fenomena “Om Telolet Om”: Inilah 6 Remix “Om

Fenomena “om telolet om” telah mengundang kreativitas

Kala Virus Om Telolet Om Menjangkiti klub-klub Elite

Fenomena "Om Telolet Om' memang luar biasa. Sederhana,

Om Telolet Om Juga Jadi Status Facebook Real Madrid

Dunia sepak bola elite dunia pun tak luput dari fenomena

“Om Telolet Om”: Sudah Tahukah Anda Bagaimana

Agar obrolan tentang “telolet” semakin seru, mari kita

Berita Lainnya

Duh! Indonesia Ada di Posisi 4 dalam Daftar Negara

Menurut laporan dari Credit Suisse Global Wealth Report

Hati-hati! Jangan Sampai Facebook Live Membuat

Gemar lakukan livestreaming sambil berkendara sangat

Italia Berikan Cuti Haid Untuk Karyawan Wanita,

Parlemen Italia sedang mempertimbangkan membuat

Jadi Wakil Wali Kota Palu, Haruskah Pasha Ungu Minta

Sigit Purnomo Said alias Pasha Ungu konser di Singapura