Pertempuran Maut di Laut Jawa, Sejarahnya akan ‘Tenggelam’ Gara-gara Polah Para Penjarah Kapal Perang

  • Rabu, 14 Februari 2018 16:00 WIB

Ilustrasi yang menggambarkan pertempuran di Laut Jawa | YouTube

Intisari-Online.com - Pada PD II Indonesia (Hindia Belanda) merupakan wilayah Selatan (Nanjo) yang harus dikuasai Jepang demi mengusai sumber daya alam sekaligus menaklukkan pasukan Sekutu (Belanda).

Pulau Jawa yang menjadi pusatnya komando pasukan Belanda juga menjadi sasaran pasukan Jepang untuk dikuasai pada tahap awal serangan.

Sasaran Jepang menggempur pulau Jawa adalah melumpuhkan komando pusat pasukan Sekutu (Belanda) di Jakarta.

Sehingga dengan menguasai Jawa, Hindia Belanda secara otomatis berhasil ditaklukan Jepang.

(Baca juga: Mewahnya Pesta Pernikahan 10 Hari 10 Malam Anak Raja Tambang Batu Bara Kalimantan Ini! Mobil Pengantinnya Saja Seharga Belasan Miliar!)

Basis operasi militer Belanda di Jawa saat itu dibagi menjadi tiga onyek vital.

Pertama basis operasi laut dan darat. Kedua basis strategis itu berpangkalan di Surabaya (laut) dan Bandung (darat).

Kedua, Jakarta (Tanjung Priuk) merupakan pelabuhan dan pertahanan terbaik Belanda serta menjadi sarana komunikasi sekaligus mobilitas dengan sekutunya.

Terakhir, Cilacap. Pelabuhan yang berada di pantai Selatan Jawa merupakan pintu gerbang Jawa dari arah selatan sekaligus jalur potensi armada laut dari Australia.

Reporter : Agustinus Winardi
Editor : Ade Sulaeman

KOMENTAR

EMBED THIS ARTICLE

Copy and paste this code into your website.

×