Mirip First Travel, Pria Ini Tipu Nasabah dengan Skema Ponzi. Dana yang Diraup Lebih dari Rp100 Triliun

  • Rabu, 13 September 2017 14:30 WIB

Demi Keamanan Play Store, Google Anggap Hacker sebagai Teman

Intisari-Online.com - Pengadilan Beijing menjatuhi hukuman seumur hidup bagi Ding Ning.

Pria ini merupakan terdakwa kasus penipuan pinjaman online (online lending) terbesar di China.

Selain penjara seumur hidup, Ding yang juga Chairman Yucheng Group, juga dijatuhi denda senilai 100 juta yuan atau setara US$ 15 juta atas aksinya itu.

Seperti diberitakan Bloomberg, Selasa (12/9), Yucheng Group merupakan pengendali platform Ezubo.

Aksi Ding lewat Ezubo, telah memperdaya 900.000 korban dengan total kerugian US$ ,6 miliar atau setara Rp100,32 triliun (kurs US$1=Rp13.200).

Aksi dimulai kala Ding menawarkan imbal hasil tinggi kepada investor.

Namun hampir 95% proyek yang dijajakan Ding untuk dibiayai investor ternyata fiktif.

Otoritas China mulai melancarkan penyelidikan pada Desember 2015 setelah mencurigai aksi ponzi yang dilakukan Ding.

Otoritas kala itu juga telah mencium upaya pemindahan aset dan penghancuran barang bukti.

Reporter : intisari-online
Editor : Ade Sulaeman

KOMENTAR

EMBED THIS ARTICLE

Copy and paste this code into your website.

×