Hampir Dikeluarkan dari Militer Akibat Kehilangan 2 Jari, Jenderal Jepang Ini Justru Sukses Hancurkan Pearl Harbour pada Perang Dunia II

  • Senin, 12 Februari 2018 18:30 WIB

Isoroku Yamamoto | Wikipedia.org

Intisari-Online.com - Isoroku Yamamoto dikenal sebagai Laksamana (Jenderal Aangkatan Laut bintang 4) Jepang yang menjadi otak serangan pembuka Jepang dalam Perang Pasifik.

Sebagi ahli strategi peperangan di laut, Yamamoto merupakan orang yang sulit tergantikan.

Saat kematiannya pada 1943 tak seorang perwira Jepang pun mampu mengisi kekosongan yang ditinggalkannya.

Yamamoto lahir sebagai Isoroku Takano di daerah Nigata tahun 1884.

Ia kemudian diadopsi oleh keluarga Yamamoto dan lulus dari Akademi Angkatan Laut pada 1904.

Setahun kemudian, Yamamoto ikut dalam Laksamana Togo melawan armada Rusia di Selat Tsushima pada Mei 1905.

(Baca juga: Mengerikan! Kim Jong-un Ancam Atlet-atletnya Masuk Gulag Jika Kalah dalam Olimpiade Musim Dingin)

Dalam pertempuran laut itu, ia terluka dan kehilangan dua jari pada tangan kirinya.

Karena kondisi fisiknya itu, Yamamoto hampir dikeluarkan dari dinas aktif AL.

Yamamoto kemudian melanjutkan studi di Universitas Harvard AS, dari 1919 hingga 1921. Setelah lulus ia mengajar di Sekolah Perang AL.

Reporter : Agustinus Winardi
Editor : Moh Habib Asyhad

KOMENTAR

EMBED THIS ARTICLE

Copy and paste this code into your website.

×