Di Balik Nama Gang Dolly yang Melegenda, Siapakah Sebenarnya Dolly?

  • Minggu, 21 Januari 2018 15:15 WIB

Dolly dan keluarga. | Dok. Majalah Jakarta Jakarta

Intisari-online.com - Ramai diiberitakan aktivitas di Gang Dolly, Surabaya saat ini kembali marak.

Tribunnews.com (21/1) memberitakan bahwa tujuh orang, termasuk mucikari, telah diamankan polisi karena praktik prostitusi.

Padahal sejak 19 Juni 2014 lalu kawasan tersebut telah resmi ditutup.

Sebenarnya pada waktu penutupannya, muncul pro kontra. Tetapi sesungguhnya protes pertama sudah terjadi puluhan tahun sebelumnya. Ini menyangkut penggunaan nama "Dolly".

BACA JUGA: Menjelajahi Arsitektur Rumah di Indonesia Tahun 1950-an

BACA JUGA: Kisah Bung Karno di Akhir Kekuasaan, Sekadar Minta Nasi Kecap Buat Sarapan pun Ditolak

Siapa yang pertama melayangkan protes? Ya, Dolly sendiri. "Kenapa kok (pakai) namaku? Padahal germo di sana kan banyak?" tanyanya pada tahun 1990-an.

Sosok Dolly memang seperti legenda. Legenda dalam dunia persyahwatan di Surabaya. Sohor, tetapi jarang sekali bisa dijumpai.

Orang kerap berasumsi ia adalah seorang germo, perempuan, keturunan Belanda. Ada yang bilang namanya Dolly van der Mart. Desas-desus lain menyebutkan dia sebenarnya seorang lelaki.

Sebab sebagai germo panggilannya bukan "Mami" tetapi "Papi Dolly". Benarkah? Tidak. Lalu?

Reporter : intisari-online
Editor : Yoyok Prima Maulana

KOMENTAR

EMBED THIS ARTICLE

Copy and paste this code into your website.

×