Menggila di Pantai Ngedan

  • Rabu, 4 Januari 2017 22:00 WIB

Pantai Ngeden/Ngedan

Intisari-Online.com – Beberapa hari berada di Gunungkidul, Yogyakarta, kata orang tidak lengkap bila tidak mengunjungi salah satu pantai yang ada di sini. Dan, Pantai Ngeden atau Ngedan menjadi alternatif wisata yang sangat terkomendasi, karena keindahan, suasana asri, kebersihan, dan masih terkesan alami. Perasaan serasa menggila di Pantai Ngedan.

Hanya bermaksud mengajak anak-anak agar tidak bosan di rumah, saya bermaksud mengajak anak-anak ke pantai Baron.

Tetapi ketika menghubungi saudara yang kebetulan adalah supir angkot untuk mengantar kami, ia  menyatakan ketidaksanggupannya dengan alasan jalan ke arah pantai Baron pasti macet di kala liburan panjang. Ia mengatakan untuk mengoper permintaan kami kepada temannya untuk mengantar kami, ternyata temannya pun menolak dengan alasan yang sama.

(Jejak Evolusi Pantai Purba Selatan Jawa )

Karena desakan anak-anak, kami pun tetap meminta saudara kami untuk mengantar kami ke pantai. “Biar anak-anak tahu dulu betapa macetnya jalan ke arah pantai Baron itu, barulah nanti kita putar balik saja ke Gua Maria Tritis.”

Di tengah perjalanan, saudara kami ini menawarkan apa masih berminat ke pantai. Saya jawab, boleh saja mencari pantai yang jalurnya tidak macet. Ia pun menawarkan sebuah pantai yang baru saja dibuka, belum dua tahunan.

pantai ngeden
Pantai Ngeden/Ngedan

Pantai Ngeden/Ngedan, namanya. Dalam bahasa Jawa, kedua kata tersebut memiliki arti berbeda dan sangat tak umum untuk sebuah nama. Ngeden bermakna mengejan. Sedangkan ngedan berarti berusaha atau berlagak gila. Entah mengapa pantai ini disebut demikian.

Lokasi Pantai Ngeden/Ngedan ini secara administratif berada di Pedukuhan Bedalo, Desa Krambil Sawit, Kecamatan Saptosari, Gunungkidul, Yogyakarta. Jarak pantai dari Ibukota Kabupaten Gunungkidul sekitar 36 km. Sementara dari kantor Kecamatan Saptosari sekitar 15 km.

(Liburan Natal dan Tahun Baru di Yogyakarta ala Intisari: Sendiri Menyepi ke Pantai Drini )

Untuk rute menuju ke arah Pantai Ngeden/Ngedan, ketika sampai pada Jalan Saptosari-Panggang pada pertigaan depan Balai Desa Jetis, belok ke arah selatan menuju Desa Ngloro. Tepat di pertigaan depan Balai Desa Ngloro, belok ke kanan. Tak perlu khawatir, karena pada setiap persimpangan terdapat papan penunjuk arah. Sebelum masuk ke Padukuhan Bedalo kita akan melalui jalan aspal yang sudah rusak sekitar 1,5 Km. Setelah jalan beraspal yang terakhir, pengunjung akan melalui jalan cor beton yang belum lama ini selesai dibangun.

Sumber : ["-"]

Reporter : K. Tatik Wardayati
Editor : Hery Prasetyo

KOMENTAR

EMBED THIS ARTICLE

Copy and paste this code into your website.

×