Kapal induk China, Liaoning. / Foto : Reuters

Makin Tegang, Kapal Induk China Lintasi Selat Taiwan

  • Editor : Hery Prasetyo
  • Thursday, 12 January 2017
  • 12:00 pm

Ketegangan China dan Taiwan semakin tinggi, setelah kapal induk China melintasi Selat Taiwan.

Intisari-Online.com - Taiwan kebakaran jenggot. Pasalnya, kapal induk China melintasi Selat Taiwan. Hal itu dikeluhkan Kementrian Pertahanan Taiwan.

Kapal induk bernama Liaoning itu kembali dari latihan di Laut China Selatan. Memang, kapal itu tak memasuki perairan Taiwan. Namun, kapal tersebut sudah melintas di zona identifikasi pertahanan udara (air defence identification zone/ADIZ). Demikian keluhan Kementrian Pertahanan Taiwan, seperti dikutip BBC.com.

Ketegangan dua negara bertetangga itu memang sering terjadi. Pemerintah Taiwan meminta rakyatnya untuk tetap kalem.

Kapal induk China lintasi Selat Taiwan
Peta antara China dan Taiwan.

Sebagi responsnya, Taiwan melepaskan het dan boat untuk melakukan mengawasi dan mengontrol kapal-kapal yang melewati 160 kilometer selat itu. Demikian disampaikan juru bicara Kementrian Pertahanan Taiwan, Chen Chung-chi.

Taiwan yang memerintah dirinya, diklaim China sebagai bagian dari teritorinya. China juga menginginkan Taiwan kembali bergabung ke China.

Sebelumnya, ketegangan memanas antara kedua negara itu. Sebabnya, presiden Amerika Serikat terpilih, Donald Trump, menerima telepon dari Presiden Taiwan, Tsai Ing-wen yang memberikan ucapan selamat.

Kapal induk China lintasi Selat Taiwan
Kapal induk China, Liaoning.

Kepala Dewan Urusan Wilayah Taiwan, Chang Hsiao-Yueh mengatakan, pemerintahnya terus memonitor aksi China dan meminta rakyatnya tetap tenang.

"Saya ingin menekankan bahwa pemerintah kami memiliki kemampuan yang cukup untuk meindungi keamanan nasional. Tak perlu terlalu panik. Kita harus menunjukkan niat baik bersama," katanya.

China memang sedang meningkatkan latihan militer dekat Taiwan.


Sumber :

Author :

Hery Prasetyo

Mengawali karier sebagai wartawan profesional di harian Bernas Yogyakarta, kemudian Timika Pos, Tabloid Soccer, Kompas.com, menjadi web consultant di Gramedia Majalah dan kini berkarier di Intisari.

Komentar

Berita Terkait

Baik dalam Perang ataupun Damai, Kehadiran Kapal Induk

Dalam pelayaran untuk misi tempur atau damai pelayaran kapal

Sempat Tegang, Indonesia-Australia Bekerja Sama

Usaha menyelamatkan reruntuhan kapal perang HMS Perth yang

Tak Mau Ketinggalan dari Amerika dan Rusia, China

China tidak mau ketingggalan untuk berburu alien dan siap

Jika Dulu Ribet, Sekarang Bayar Denda Tilang Makin

Setidaknya 15 Kepolisian Daerah (Polda), telah memberlakukan

Berita Lainnya

Bosan Membuat Mobil, Bugatti Ciptakan Sepeda Terenteng

Bekerja sama dengan perusahaan PG Bikes, perusahaan sepeda

Lucu! Inilah yang Akan Terjadi Jika Kita Membuka 100

Jika kita membuka 100 tab di Google Chrome versi Mobile, di

Merasa Aman Gunakan Google Maps, Wanita Ini Justru

Selama 119 jam, Amber Vanhecke terdampar di daerah terpencil

Inilah 6 Teknologi yang Dimiliki Samsung Galaxy S8 Tapi

Tidak ada tombol Home, ada slot MicroSD, menggunakan