Taruna STIP Tewas Dipukul Seniornya: Pertolongan Pertama pada Kasus Trauma Tumpul

  • Rabu, 11 Januari 2017 16:01 WIB

Pembantu Berusia 18 Tahun Dilecehkan & Dianiaya Majikan Hingga Buta

Intisari-Online.com - Seorang taruna tingkat I Jurusan Nautikan Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP) Marunda angkatan 2016, Amirullah Adityas Putra (19), meninggal dunia, Selasa (10/1/2017). Sang taruna STIP ini diduga tewas setelah dipukuli oleh seniornya pada hari yang sama.

(Polisi Terkecoh, Dikira Nenek Sekarat Ternyata Maneken untuk Pelatihan Pertolongan Pertama)

“Satu per satu taruna tingkat I tersebut datang ke TKP untuk dilakukan penganiayaan oleh para pelaku dengan cara pemukulan menggunakan tangan kosong secara bergantian yang diarahkan ke perut, dada, dan ulu hati,” kata Argo Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono.

Pukulan-pukulan yang diterima Amirullah inilah yang diduga menyebabkan blunt trauma atau trauma tumpul. Apa yang dimaksud dengan trauma tumpul? Berikut ini penjelasannya sekaligus pertolongan pertama yang bisa kita lakukan jika menemukan korban dengan kasus tersebut.

(Jangan Hanya Nonton, Lakukan Pertolongan Pertama Ini saat Terjadi Kecelakaan)

Trauma tumpul adalah hasil dari pukulan fisik pada tubuh, yang tidak menembus kulit atau daging. Hal ini berbeda dari trauma penetrasi, yang menembus keduanya.

Meskipun trauma tumpul mungkin tidak terlihat buruk, karena lebih sedikit menunjukkan pendarahan dan daging yang terkelupas, trauma tumpul sebenarnya bisa memberi dampak yang sama buruknya dengan trauma penetrasi.

1. Evaluasi Kerusakan

Trauma tumpul meliputi segala sesuatu mulai dari sekecil mata hitam hingga sebesar gegar otak. Anda perlu mengevaluasi keparahan luka untuk memilih langkah berikutnya. Berikut adalah dua pedoman untuk digunakan.

(Berencana ke Hutan? Ingatlah Langkah-langkah Pertolongan Pertama Jika Digigit Ular Ini!)

Sumber : []

Reporter : Ade Sulaeman
Editor : Ade Sulaeman

KOMENTAR

EMBED THIS ARTICLE

Copy and paste this code into your website.

×