Granny, paus pembunuh tertua di dunia / Foto : Livescience

Paus Pembunuh Tertua di Dunia Diyakini Telah Mati

  • Editor : Ade Sulaeman
  • Wednesday, 11 January 2017
  • 07:41 pm

Paus pembunuh tertua di dunia ini terakhir terlihat pada 12 Oktober 2016. Akhir tahun kemarin ia dianggap hilang dan kini resmi dianggap telah meninggal.

Intisari-Online.com - Paus pembunuh tertua di dunia diyakini telah mati.

BBC News melaporkan, seperti dilansir dari TIME, paus itu—bernama J2, ada juga yang menjulukinya Granny—diperkirakan berusia sekitar 100 tahun. Paus ini merupakan bintang dari dokumenter BBC terbaru yang ditujukan untuk mengetahui bagaimana seekor paus betina mengalami menopouse.

(Sirkus Paus Pembunuh Dihentikan untuk Selamanya)

Hanya ada tiga mamalia yang bisa mengalami menopouse, seperti dilaporkan TIME: orca alias si paun pembunuh, paus pilot sirip pendek, dan manusia. Orca, termasuk Granny alias J2, telah menjadi subjek dari studi yang telah berlangsung selama empat dekade yang dilakukan Center for Research di Friday Harbor, Washington.

Pusat studi ini mengatakan, Granny terakhir terlihat pada 12 Oktober 2016, saat ia berenang ke utara bersama klannya. Hingga akhir tahun kemarin, ia dianggap telah hilang dari populasinya dan kini ia resmi dianggap telah meninggal.

Lepas dari itu, penelitian ini akan terus berlanjut. Meskipun tanpa melibatkan paus paling terkenal dalam studi kepausan. “Tidak bisa dihindari bahwa hari ini (kematian Granny) akan datang, dan itu adalah berita yang amat menyedihkan,” ujar peneliti Darren Croft dari University of Exeter, kepada BBC.

Pada akhir 2016, iperkirakan hanya ada 78 orca dalam populasi paus. Hal ini, antara lain disebabkan oleh menurunnya jumlah salmon yang notabene merupakan mangsa utama mereka.


Sumber :

Author :

Moh. Habib Asyhad

Menyukai sejarah, sosial-budaya, dangdut, dan film India beserta lagu-lagunya.

Komentar

Berita Terkait

Mirip Hewan Mitos Jepang, Ikan Paus Ini Diduga Sebagai

Seekor bangkai ikan paus ditemukan pada tahun 2014 dengan

Paus Fransiskus: Ajaran Saya Bukan Marxis

Kepeduliaannya yang besar terhadap kaum papa menjadikannya

Museum Vatikan (3) : Keberuntungan Italia

Tulisan ini ditulis oleh St. Sularto yang dimuat di Majalah

Museum Vatikan (2) : Kapel Dari Segala Kapel

Tulisan ini ditulis oleh St. Sularto yang dimuat di Majalah

Berita Lainnya

Bosan Membuat Mobil, Bugatti Ciptakan Sepeda Terenteng

Bekerja sama dengan perusahaan PG Bikes, perusahaan sepeda

Lucu! Inilah yang Akan Terjadi Jika Kita Membuka 100

Jika kita membuka 100 tab di Google Chrome versi Mobile, di

Merasa Aman Gunakan Google Maps, Wanita Ini Justru

Selama 119 jam, Amber Vanhecke terdampar di daerah terpencil

Inilah 6 Teknologi yang Dimiliki Samsung Galaxy S8 Tapi

Tidak ada tombol Home, ada slot MicroSD, menggunakan