Operation Eagle Claw: Operasi Spektakuler Militer AS yang Memalukan karena Gagal Bukan karena Perang

  • Jumat, 19 Mei 2017 20:00 WIB

Operation Eagle Claw | SQFREP.com

Intisari-Online.com - Pada November 1979 sekelompok aktivis revolusioner Iran yang mengaku sebagai mahasiswa menyerbu ke dalam Kedutaan Besar AS di Teheran dan kemudian menyandera 53 orang warga AS .

Karena krisis sandera itu makin hari makin parah, maka militer AS berencana melancarkan operasi militer untuk membebaskan para sandera, Operation Eagle Claw.

(Baca juga: Digoyang Isu Pemakzulan, Donald Trump Disebut akan Terjungkal dari Kursi Kepresidenan Amerika Serikat Sebelum 2019)

Operasi tempur yang dikomandani oleh Kolonel Charlie Beckwith itu  melibatkan pasukan khusus andalan AS, Delta Force dan Ranger.

Untuk memberangkatkan pasukan Delta Force dan Ranger ke pangkalan rahasia Desert One yang berlokasi 490 km dari Teheran, mereka diangkut oleh 3 pesawat transport C-130 melalui Jerman, Mesir, Oman dan kemudian secara rahasia mendarat di Desert One.

Jumlah total pesawat C-130 yang dikirim ke Desert One sebanyak enam unit.

Tiga unit sebagai pengangkut pasukan, sementara tiga lainnya berperan sebagai pesawat tanker.

Pasukan pembebas sandera itu lalu akan diangkut oleh delapan unit heli US Navy, RH-53 D yang berpangkalan di carrier USS Nimitz  dan berlabuh di Teluk Oman. 

Sesuai rencana fase pertama Operation Eagle Claw dimulai dengan pemberangkatan pasukan ke lokasi sasaran sekaligus pengisian bahan bakar bagi semua pesawat heli.

Semua pasukan kemudian diturunkan di tempat yang tersembunyi sekitar 24 km dari Teheran dan dengan bantuan dua intelijen pasukan akan menaiki enam truk dan bergerak langsung ke lokasi Kedutaan AS di Teheran.

Reporter : Agustinus Winardi
Editor : Moh Habib Asyhad

KOMENTAR

EMBED THIS ARTICLE

Copy and paste this code into your website.

×