Wanita Memang Lebih Baik Saat Multitasking

Jika “Ibu” adalah Sebuah Profesi, Kira-kira Berapa Besar Gajinya?

  • Editor : Ade Sulaeman
  • Thursday, 22 December 2016
  • 04:30 pm

Ada pandangan bahwa seorang ibu adalah gabungan dari beragam profesi. Jika memang benar, kira-kira berapa besar gajinya, ya?

Intisari-Online.com - Kemampuan multitasking seorang ibu sulit untuk diragukan. Dia mampu mengerjakan beragam tugas dalam satu waktu. Bahkan beberapa tugas tersebut rasanya hanya bisa dikerjakan oleh pakar-pakar yang memang memiliki profesi tersebut. Sebut saja chef saat dia memasak atau perawat saat dia mengurus kita.

Maka dari itu wajar jika ada yang menganggap bahwa ibu adalah seorang master dari segala ilmu.

Nah, jika memang “ibu” kita anggap sebagai profesi, kira-kira berapa besar, ya, gaji yang akan diterimanya? Hhhmm, mari kita jabarkan dulu profesi-profesi yang kemampuannya dimiliki seorang ibu berikut ini:

* Babysitter

Inilah pekerjaan seorang ibu yang kita kenal pertama kali. Lewat kemampuannya ini, kita dijaga dan dirawat, saat kondisi kita belum mampu melakukan apa pun sendirian.

* Perawat

Siapa yang akan memasang handuk air hangat saat kita demam? Siapa pula yang akan menyuapi kita saat kita sakit? Tentu sebagian besar akan menjawab “ibu”.

* Juru masak

“Tidak ada masakan yang lezatnya mampu mengalahkan masakan ibu.” Setuju dengan kalimat tersebut? Hanya ibu yang mampu menyuguhkan makanan yang paling cocok untuk lidah kita.

* Akuntan

Ayoo, siapa yang mengatur keuangan di rumah ketika kita kecil? Tidak lain dan tidak bukan jawabannya adalah “ibu”.

* Dokter

Tanpa harus mengenyam pendidikan selama 6 tahun seperti yang umum dilakukan para dokter, seorang ibu mampu menentukan sakit apa yang kita idap beserta obat untuk mengatasinya.

* Psikolog

Marah, kesal, sedih, senang, bersemangat, atau perasaan-perasaan lain yang kita rasakan biasanya bisa dengan mudah dikenali oleh ibu. Dia hampir selalu tahu perubahan mood yang kita alami.

* Guru

Coba diingat, siapakah yang berperan penting mengajari kita membaca, menulis atau menghitung untuk pertama kalinya. Meski beberapa diajari oleh ayah, namun sebagian besar diajari oleh ibu.

* Stylist

Nah, ini. Gaya pakaian kita saat kecil, berikut dengan gaya rambut, biasanya ditentukan oleh ibu. Bahkan tidak jarang gaya pakaian ayah pun ditentukan ibu.

* Bodyguard

Ketika hanya jalan-jalan berdua bersama ibu, siapa yang akan memasang badan saat ada orang-orang yang berniat jahat? Tentunya ibu. Dia selalu siap melindungi kita dari apa pun yang akan menyelakai kita.

* Sekretaris

Pencatat ulung. Biasanya ibulah yang mencatat segala hal yang kita perlukan. Terkadang, ibu juga yang mengatur sedemikian rupa agar kita bisa sekolah, belajar, dan bermain dalam satu hari.

* Sopir

Tidak jarang ibu harus bertugas sebagai seorang sopir saat akan mengantar kita sekolah atau les.

* Manajer

Di atas semuanya, mulai dari keuangan, kesehatan, keamanan, pengelolaan waktu, menentukan hingga menu makan, semuanya diatur oleh ibu. Dia pula yang bisa menentukan kapan dan kemana kita berlibur. Termasuk menentukan jam main kita.

 

Tentunya masih banyak profesi lain yang kemampuannya dikuasai seorang ibu. Namun, mari kita berhenti dulu sampai di sini. Dengan mengerjakan 12 pekerjaan di atas dalam satu waktu, maka layak kiranya seorang ibu mendapat 12 gaji dalam satu waktu.

Jika merujuk pada Upah Minimm Provinsi (UMP) DKI Jakarta, yaitu sebesar Rp3.335.750, maka gaji pokok seorang ibu dalam satu bulan adalah Rp40.029.000.

Itu belum termasuk tunjangan dan uang lembur karena ibu harus selalu siap bertugas kapan pun termasuk malam hari dan hari libur. Jangan lupa pula bahwa kita belum memasukan beberapa profesi lain yang juga dikerjakan seorang ibu, seperti stroryteller.

Maka dari itu, wajar kiranya jika dikatakan bahwa “ibu” adalah pekerjaan paling berat di dunia. Dan mereka melakukannya tanpa dibayar sedikit pun.

Lagi pula, sebesar apa pun gaji yang dibayar, tidak akan mampu membalas besarnya kasih sayang yang ibu berikan.


Sumber :

Author :

Ade Sulaeman

Cyclist

Journalist

Sherlockian

 

Komentar

Berita Terkait

Menghayati Hari Ibu Walau Ia Sudah Tiada

Kehilangan seorang ibu adalah kenyataan terpahit yang pernah

Tanpa Gaji, Tanpa Tunjangan, dan (Nyaris) Tanpa Tidur:

Maukah Anda menerima pekerjaan paling berat di dunia ini,

Kekuatan dan Kehebatan Ibu Seorang Anak Berkebutuhan

Seorang ibu yang penuh cinta merawat dan membesarkan anaknya

Mari Membahagiakan Ibu Selama 365 Hari Setiap Tahunnya

Tidak hanya di hari ibu saja, ibu layak menerima hormat dan

Berita Lainnya

Duh! Indonesia Ada di Posisi 4 dalam Daftar Negara

Menurut laporan dari Credit Suisse Global Wealth Report

Hati-hati! Jangan Sampai Facebook Live Membuat

Gemar lakukan livestreaming sambil berkendara sangat

Italia Berikan Cuti Haid Untuk Karyawan Wanita,

Parlemen Italia sedang mempertimbangkan membuat

Jadi Wakil Wali Kota Palu, Haruskah Pasha Ungu Minta

Sigit Purnomo Said alias Pasha Ungu konser di Singapura