Jasa Mereka Sungguh Besar, tapi Sayang Pahlawan-pahlawan Ilmu Pengetahuan Ini Kita Lupakan

  • Selasa, 14 November 2017 18:15 WIB

Alhazen | Discovery

Intisari-Online.com - Nyatanya banyak ilmuwan—atau yang berkontribusi terhadap ilmu pengetahuan—yang tidak mendapat pujian yang semestinya mereka dapatkan.

Mereka dilupakan, dikecilkan, bahkan ditutup-tutupi jasa besarnya.

Siapa di antara kita yang mengenal Alhazen? Siapa di sekeliling kita yang pernah mendengar nama Chien-Shiung Wu? Atau siapa yang pernah membaca kisah hidup Mary Anning? 

Nyaris tidak ada yang mengenal mereka. Tapi lebih baik terlambat daripada tidak mengenal mereka sama sekali, bukan?

Alhazen: si peletak dasar metode ilmiah

Mengamati, menghipotesis, melakukan uji coba, merevisi, mengulangi. Begitulah metode ilmiah dibangun.

Orang yang meletakkan dasar itu, bagaimanapun juga, telah dilupakan di dunia Barat.

(Baca juga: Lebih dari 15 Ribu Ilmuwan dari 184 Negara Keluarkan Peringatan tentang 'Bumi yang Semakin Rapuh')

(Baca juga: Ledakan Bintang Ini Berhasil Menjawab 3 Pertanyaan Besar Ilmuwan, Termasuk Asal Usul Emas)

Lahir pada pertengahan abad ke-10 di tempat yang sekarang bernama Irak, Ibn al-Haytham, yang oleh orang-orang Barat dikenal sebagai Alhazen, adalah sosok yang penuh keingintahuan.

undefined

Reporter : Moh Habib Asyhad
Editor : Moh Habib Asyhad

KOMENTAR

EMBED THIS ARTICLE

Copy and paste this code into your website.

×