Mengapa Indonesia berada di kawasan cincin api?

Inilah Penjelasan Lengkap tentang Indonesia yang Berada di Kawasan Ring of Fire

  • Editor : Ade Sulaeman
  • Thursday, 08 December 2016
  • 01:33 pm

Indonesia dikenal sebagai kawasan Ring of Fire (Cincin Api). Beginilah penjelasannya.

Intisari-Online.com - Bumi bukanlah benda yang pejal, namun terdiri atas lapisan atau kerak. Bagian terluar dari interior bumi terbentuk dari dua lapisan. Di bagian atas terdapat litosfer yang terdiri atas kerak dan bagian teratas mantel bumi yang kaku dan padat.

Di bawah lapisan litosfer terdapat astenosfer yang berbentuk padat tetapi bisa mengalir seperti cairan dengan sangat lambat dan dalam skala waktu geologis yang sangat lama karena viskositas dan kekuatan geser (shear strength) yang rendah.

Lebih dalam lagi, bagian mantel di bawah astenosfer sifatnya menjadi lebih kaku lagi. Penyebabnya bukanlah suhu yang lebih dingin, melainkan tekanan yang tinggi.

Lapisan litosfer dibagi menjadi lempeng-lempeng tektonik. Ada tujuh lempeng utama dan banyak lempeng-lempeng yang lebih kecil. Tujuh lempeng yang besar itu adalah (1) Pasifik, (2) Amerika Utara, (3) Amerika Selatan, (4) Afrika, (5) Eurasia (lempeng tempat Indonesia berada), (6) Australia, dan (7) Antartika.

Lempeng-lempeng litosfer ini menumpang di atas astenosfer. Mereka bergerak relatif satu dengan yang lainnya di batas-batas lempeng, baik divergen (menjauh), konvergen (bertumbukan), ataupun transform (menyamping).

[Kenapa Sumatra Rawan Gempa Bumi Dahsyat]

Di bawah lempeng-lempeng inilah arus konveksi berada dan astenosfer (lapisan dalam dari lempeng) menjadi bagian yang terpanaskan oleh peluruhan radioaktif seperti Uranium, Thorium, dan Potasium.

Bagian yang terpanaskan inilah yang menjadi sumber dari lava yang sering kita lihat di gunung berapi dan juga sumber dari material yang keluar di pematang tengah samudera dan membentuk lantai samudera yang baru.

Magma ini terus keluar ke atas di pematang tengah samudera dan menghasilkan aliran magma yang mengalir kedua arah berbeda dan menghasilkan kekuatan yang mampu membelah pematang tengah samudera. Pada saat lantai samudera tersebut terbelah, retakan terjadi di tengah pematang dan magma yang meleleh mampu keluar dan membentuk lantai samudera yang baru.

Kemudian lantai samudera tersebut bergerak menjauh dari pematang tengah samudera sampai akhirnya bertemu dengan lempeng kontinen (benua) dan akan menyusup ke dalam karena berat jenisnya yang umumnya berkomposisi lebih berat dari berat jenis lempeng kontinen.

Penyusupan lempeng samudera ke dalam lempeng benua inilah yang menghasilkan zona subduksi atau penunjaman dan akhirnya litosfer akan kembali menyusup ke bawah astenosfer dan terpanaskan lagi. Kejadian ini berlangsung secara terus-menerus.

https://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/4/40/Tectonic_plate_boundaries.png

Nah, daerah pertemuan lempeng ini umumnya banyak menghasilkan gempa bumi. Jika sumber gempa bumi ini ada di samudera maka besar kemungkinan terjadi tsunami. Pertemuan dari lempeng-lempeng tersebut adalah zona patahan dan bisa dibagi menjadi tiga kelompok: (1) patahan normal (normal fault), (2) patahan naik (thrust fault), dan (3) patahan geser (strike slipe fault).

Selain ketiga kelompok tadi, ada satu lagi yang biasanya disebut tumbukan atau obduction dimana kedua Bnaik berhubungan dengan compressional atau tegasan atau dorongan. Patahan geser banyak berhubungan dengan gaya transformasi. Indonesia ada dimana?

Indonesia terletak di pertemuan lempeng Australia dan Eurasia dengan lempeng Australia menyusup ke dalam zona Eurasia sehingga membentuk zona subduksi sepanjang Sumatra, Jawa, Bali, Lombok, Nusa Tenggara, Timur dan melingkar di Banda. Sedangkan Irian Jaya adalah tempat bertemunya beberapa lempeng yaitu Australia, Eurasia, Pasifik, dan Filipina.

Akibat dari terbentuknya zona subduksi inilah maka banyak sekali ditemukan gunung berapi di Indonesia. Makanya orang-orang banyak menyebut daerah kita sebagai Ring of Fire (Cincin Api).

Jadi, jangan kaget kalau di negara kita sering dilanda gempa bumi dan tsunami karena daerah kita dibatasi oleh pertemuan lempeng-lempeng besar di dunia.


Sumber : ghozaliq , wikipedia

Author :

Agus Surono

ora obah, ora mamah

Komentar

Berita Terkait

Gempa Aceh, The Ring of Fire, dan Status Indonesia

Tanggal 7 Desember 2016, Aceh dilanda gempa bumi. Ada banyak

Gempa Bumi Membuat Rotasi Bumi Melambat?

Salah satu akibat dari gempa bumi adalah membuat rotasi Bumi

Nenek 100 Tahun Ini Berhasil Selamat dari Gempa Bumi

Ialah Margaret Edgar, nenek 100 tahun yang selamat dari

Prof. Dr. Katili: Tak Pernah Ada Gunung Api Mati

Tidak bisa sembarangan menyebut sebuah gunung berapi dengan

Berita Lainnya

Bosan Membuat Mobil, Bugatti Ciptakan Sepeda Terenteng

Bekerja sama dengan perusahaan PG Bikes, perusahaan sepeda

Lucu! Inilah yang Akan Terjadi Jika Kita Membuka 100

Jika kita membuka 100 tab di Google Chrome versi Mobile, di

Merasa Aman Gunakan Google Maps, Wanita Ini Justru

Selama 119 jam, Amber Vanhecke terdampar di daerah terpencil

Inilah 6 Teknologi yang Dimiliki Samsung Galaxy S8 Tapi

Tidak ada tombol Home, ada slot MicroSD, menggunakan