Oleh AS, Sebenarnya Korut Hanya Dianggap sebagai "Bocah Gemuk yang Nakal"

  • Minggu, 16 April 2017 08:26 WIB

Korea Utara melakukan uji coba nuklir dalam beberapa pekan terakhir setelah uji coba keempat nuklirnya pada 6 Januari lalu. | KCNA

Intisari-Online.com - Banyak pengamat politik dan militer dari AS yang menganggap tingkah polah pimimpin Korut , Kim Jong Un (33 th) sebagai ‘’bocah gemuk yang nakal’’.

Jika diamati dari foto-foto yang beredar baik di media massa maupun laporan wartawan luar negeri yang pernah diundang untuk berkunjung Korut, sebenarnya jarang sekali ditemui orang berbadan gemuk.

(Baca juga: Atlet Korea Utara dan Korea Selatan Ber-'Selfie': Mimpi Indah yang Jadi Nyata dari Cita-cita Luhur Olimpiade)

Warga Korut juga bukan warga yang kurus tapi cenderung langsing. Jadi bukan warga yang menderita karena kurang pangan. 

Di jalanan Korut saat ini cukup mudah dijumpai orang-orang yang berjualan makanan di pinggir jalan meskipun tidak sebanyak di Indonesia.

Maklum bagi warga Korut  untuk mendapatkan gula, garam dan minyak  masih dijatah oleh pemerintah.
Tapi di Korut memang jarang sekali ditemui orang-orang bertubuh gemuk yang dari sisi ekenomi bisa mencerminkan kemakmuran masyarakat. 

Para pakar pengamat Korut semula bahkan curiga jangan-jangan di Korut yang gemuk hanya Kim Jong Un. Karena sebagai pemimpin besar Korut, ia boleh makan apa saja yang disukai. Seperti bapaknya dulu, Kim Jong Il yang gemar makan daging sapi  dan daging itu diimpor langsung dari Jerman.

(Baca juga: Kemungkinan-kemungkinan yang Bakal Terjadi Jika Korut Runtuh)

Tapi rakyat Korut yang umumnya berbadan langsing, apalagi anggota militernya, ternyata sangat senang dan memuja Kim Jong Un yang berbadan subur.  Karena penampilan Kim Jong Un yang masih muda, gemuk, dan dengan potongan rambut khas itu bisa menandakan kesejahteraan rakyat Korut.

Apalagi saat ini Kim Jong Un sebagai pemimpin termuda di dunia itu juga menjadi kekuatan dan ‘’sosok gila’’ yang berani menentang kekuatan adidaya militer AS.

Reporter : Agustinus Winardi
Editor : Moh Habib Asyhad

KOMENTAR

EMBED THIS ARTICLE

Copy and paste this code into your website.

×