Subsidi Listrik Terus Dikurangi: Inilah Perbandingan Tarif Listrik di Berbagai Negara di Dunia

  • Sabtu, 6 Mei 2017 19:20 WIB

Hati-Hati! 5 Bahaya Listrik di Rumah yang Sering Tak Kita Sadari

Intisari-Online.com - Tepat 1 Mei 2017, pemerintah kembali memotong subsidi listrik untuk golongan 900 VA.

Penghapusan subsidi tersebut dimulai sejak 1 Januari dengan menjadi Rp791/kWh, kemudian, Rp1.034/kWh pada 1 Maret dan 1 Mei tarifnya berubah lagi menjadi Rp1.352/kWh.

(Baca juga: Subsidi Terus Dikurangi, Tarif Terus Naik, Lakukan Cara Sederhana Ini untuk Menekan Tagihan Listrik)

Kelak, pada 1 Juli, dikabarkan subsidi tersebut akan benar-benar dihilangkan menjadi tarif normal seperti yang dikenakan pada pelanggan lain, yaitu Rp1467 per kWh.

Tentunya, pemotongan subsdi tersebut hanya diterapkan pada konsumen golongan 900 VA yang mampu.

Sebab, bagi mereka yang tidak mampu, tarif listriknya akan disubsidi sehingga hanya membayar Rp585 per kWh.

(Baca juga: Mengapa Pemerintah ‘Tega’ Hapus Subsisi Listrik untuk Rakyat Miskin? Ini Jawaban Kementerian ESDM)

Tentu saja banyak yang mengeluhkan naiknya tarif listrik yang disebabkan oleh pemotongan subsidi listrik tersebut.

Namun, benarkah tarif listrik di Indonesia sudah terlalu mahal? Mari kita bandingkan dengan tarif listrik di negara-negara lain, seperti dikutip dari worldatlas.com:

undefined
Perbandingan tarif listrik.

atau simak tabel di bawah ini:

undefined
Perbandingan tarif listrik

Reporter : Ade Sulaeman
Editor : Ade Sulaeman

KOMENTAR

EMBED THIS ARTICLE

Copy and paste this code into your website.

×