Wanita Ini Meninggal karena 'Sindrom Patah Hati' Hanya Empat Hari Setelah Suaminya Meninggal

  • Kamis, 7 September 2017 06:00 WIB

Waspada, Patah Hati Dapat Memicu Serangan Jantung

Intisari-Online.com – Jimmie dan Bettie Wise bertemu pada tahun 1945.

Saat itu umur mereka masing-masing 23 dan 20 tahun, dan segera mereka menikah.

Putri mereka, Sandy Brooks, mengatakan bahwa mereka adalah cinta pada pandangan pertama.

Ia bahkan memiliki surat cinta mereka untuk membuktikannya.

“Saya berharap dan berdoa setiap malam dalam doa-doa saya bahwa kita akan memiliki kebahagiaan yang panjang, hingga kita tua bersama-sama dengan cinta yang lebih mendalam,” tulis mereka satu sama lain.

Setelah 63 tahun menikah, akhirnya pasangan ini berbagi kamar di rumah sakit bersama-sama.

Sayangnya, Jimmie meninggal, dan empat hari kemudian, Bettie pun menyusul suaminya.

Menurut Andrew Meacham, seorang penulis obituari untuk Tampa Bay Times, Jimmie mengatakan kepada Bettie sebelum ia meninggal, “Bahwa ia ingin pergi membantu Tuhan bersiap-siap untuknya. Dan kemudian, empat hari kemudian, istrinya pun meninggal.”

Hasil diagnosis, Bettie meninggal karena patah hati. Mungkin terdengar tidak mungkin, atau karena putus asa romantis, tetapi dokter mengkonfirmasi bahwa itu benar.

Dr. Ilan Wittstein, seorang ahli jantung di John Hopkins, mengatakan, “Itu tidak hanya mungkin, tapi bisa terjadi. Kami telah melihat hal itu terjadi di sini. Kami telah melihat itu terjadi sebelumnya, setelah 75 tahun menikah Jeanette dan Alexander Toczko meninggal dalam selang waktu 24 jam.”

Reporter : intisari-online
Editor : Ade Sulaeman

KOMENTAR

EMBED THIS ARTICLE

Copy and paste this code into your website.

×