Tak Hanya Tentukan Cara Orang Memandang Kita, Cara Berpakaian Juga Cara Kita Memandang Diri Sendiri

  • Kamis, 14 September 2017 06:00 WIB

Jas dan kemeja | kompas.com

Intisari-Online.com – Jim bekerja di sebuah stasiun radio sepanjang hidupnya. Ia adalah pembawa acara radio yang terkenal dan termashur.

Semua teman dan koleganya mengenalnya dengan satu ciri,  yaitu jika ia mengudara, ia selalu mengenakan jas dan dasi.

Teman-temannya selalu menertawakannya, “Tidak ada yang melihat Anda, mengapa Anda berpakaian seperti itu?”

Tapi Jim selalu mengubahnya  menjadi sebuah lelucon.

Suatu hari, Jim diajak tampil di TV. Ada sebuah acara yang didedikasikan untuk pegawai radio tertua.

Untuk pertama kalinya orang-orang, yang hanya mengenal suaranya, akan melihatnya.

Sebelum rekaman, sutradara mendatangi Jim dan bertanya, “Biasanya Anda datang tepat waktu, tapi hari ini Anda terlambat 10 menit. Sebenarnya tidak masalah sih, tapi saya masih tertarik ingin tahu, kenapa?”

“Anda tahu,” jawab  Jim, “pada saat terakhir ketika saya sudah berpakaian, saya perhatikan ternyata saya tidak memiliki kaus kaki baru. Untuk pertama kalinya saya diundang ke televisi, dan saya pikir hanya dengan memakai kaus kaki bersih saja tidak cukup. Perlu kaus kaki baru. Jadi saya perlu pergi ke toko untuk membeli kaus kaki.”

“Tapi kenapa Anda butuh kaus kaki baru?” tanya sutradara. “Anda bisa saja datang tanpa kaus kaki, karena kami akan mengambil gambar Anda secara close-up, di atas pinggang.”

“Anda lihat, agar bersih saat on-air, maka saya perlu merasa diri bersih dalam segala hal, dimulai dengan kemeja dan terakhir dengan pena di saku saya. Dan jika kaus kaki saya ada lubang di dalamnya, atau sepatu saya kotor, itu berarti saya tidak bersih lagi.”

Sutradara itu terkesan dengan jawaban Jim. Ia menghargai filosofi yang dijalani Jim. Itu adalah pemikiran yang tak terduga namun sangat bijak.

Kisah tadi mengajarkan pada kita bahwa elemen kunci untuk menginspirasi kepercayaan diri kita.

Keyakinan kita bisa sangat dipengaruhi oleh cara berpakaian kita.

Reporter : K. Tatik Wardayati
Editor : Ade Sulaeman

KOMENTAR

EMBED THIS ARTICLE

Copy and paste this code into your website.

×