Menghormati orang lain berarti juga menghormati diri sendiri.

Menghormati Orang Lain Berarti Juga Menghormati Diri Sendiri

  • Editor : Hery Prasetyo
  • Monday, 09 January 2017
  • 09:00 pm

Sudah keharusan untuk memperlakukan orang dengan hormat dan bermartabat. Sebab, menghormati orang lain berarti juga menghormati diri sendiri.

Intisari-Online.com – Sudah menjadi keharusan untuk memperlakukan orang dengan terhormat dan bermartabat. Sebab, menghormati orang lain berarti juga menghormati diri sendiri.

Seorang rekan kerja dan teman mengundang kami untuk membantu melayani makan malam di Tent City di Mercer Island, Washington, dekat tempat kami tinggal. Sejumlah tenda diatur untuk komunitas tunawisma di daerah itu. Berbagai relawan membantu dan melayani makan malam untuk warga tunawisma itu secara teratur.

Saya mengajak anak kami yang berumur sembilan dan lima tahun pada saat itu. Mereka banyak mengajukan pertanyaan karena seluruh pengaturan yang kami lakukan ini sepertinya bertentangan dengan sejumlah asumsi yang mereka tahu tentang bagaimana orang hidup di dunia.

"Mengapa mereka tidak memiliki rumah?"

"Mengapa mereka tidak mendapatkan makanan dengan cara yang kita lakukan?"

Saya menjelaskan mengapa orang berakhir di tempat seperti ini dan pentingnya jaring pengaman bagi mereka. Saya menjelaskan bahwa orang lain yang lebih beruntung bersedia untuk berbagai waktu dan sumber daya yang mereka miliki.

Orang-orang yang kami layani dari usia muda hingga tua. Banyak warga yang sudah ompong atau pakaiannya robek dan kotor. Mereka benar-benar menghargai. Saya sedikit terkejut ketika mereka khusus mengucapkan syukur saya telah membawa anak-anak. Banyak yang mengatakan betapa menyenangkan dapat aktif, dan anak-anak bergembira di tengah-tengah mereka.

Setelah makan malam, saya melihat anak saya yang berumur sembilan tahun bergandengan tangan dengan sejumlah pria tua yang sedang membicarakan siaran olahraga di sebuah televisi kecil. Ia bersenang-senang berbagi dan mendengarkan cerita.

Setelah beberapa warga kembali ke tenda mereka, saya mendengar beberapa orang mengatakan, “Terima kasih banyak untuk datang makan malam bersama kami.” Saya bisa melihat ekspresi wajah mereka dengan sikap sederhannya, memperlakukan layaknya tamu di rumah sendiri, menyentuh mereka. Saya memeluk mereka ketika kami meninggalkan tempat itu untuk kembali ke rumah.

Ini adalah pengingat besar bagi kita bagaimana memperlakukan orang dengan hormat dan bermartabat, tidak peduli apa pun keadaan mereka, menghormati mereka itu berarti menghormati diri kita juga.


Sumber : -

Author :

K. Tatik Wardayati

I like food

I like eat

I like cooking

Komentar

Berita Terkait

Bagaimana Menghormati Orang yang Lebih Berpengalaman

Alkisah, ada sebuah pohon beringin besar di sebuah hutan.

Tidak Ada yang Dihormati Kecuali Ia Rendah Hati

Seekor sapi sedang beristirahat dan melamun di kandangnya.

Ayah yang Terhormat

Alkisah, dua orang mahasiswa bersahabat. Salah satunya

Menjadi Bijaksana dengan Menghormati Tuhan

Seorang kepala kepolisian mendatangi sebuah sekolah di

Berita Lainnya

Kita Boleh Bangga lo, Rio Indrakusumah Tahbiskan Diri

Belum lama ini Rio Indrakusumah menahbiskan diri sebagai

Ayesha Farooq, Pilot Wanita Pertama di Angkatan Udara

Angkatan Udara (AU) Pakistan memiliki pilot wanita pertama

Perjuangan Ibu Penderita Kanker Melahirkan Kedua Anak

Pengorbanan seorang ibu memang luar biasa, salah satu dari

Jangan Pernah Mengubah Dunia, tapi Ubahlah Hatimu untuk

Untuk membuat dunia tempat yang bahagia, ubahlah hatimu -