Bahagia karena orang lain bahagia

Keindahan Hidup Tidak Tergantung pada Seberapa Bahagia Kita

  • Editor : Mohabibasyhad
  • Tuesday, 10 January 2017
  • 05:00 pm

Keindahan hidup tidak tergantung pada seberapa bahagia kita, tetapi pada bagaimana orang lain bahagia karena kita.

Intisari-Online.com – Kisah berikut ini tentang wanita kaya berpakaian indah dan mahal yang mengeluh kepada psikiaternya karena ia merasa seluruh hidupnya kosong, tidak ada artinya. Lalu, wanita tersebut pergi mengunjungi seorang konselor untuk mencari kebahagiaan.

Konselor itu kemudian memanggil seorang wanita tua yang membersihkan lantai kantor. Ia kemudian berkata kepada wanita kaya itu, “Saya akan meminta Mary di sini untuk memberitahu Anda bagaimana ia menemukan kebahagiaan. Yang saya ingin Anda lakukan adalah mendengarkan dia.”

Lalu, wanita tua itu meletakkan gagang sapunya dan duduk di kursi. Ia menceritakan kisahnya.

“Suami saya meninggal karena malaria dan tiga bulan kemudian anak tunggal saya tewas akibat kecelakaan mobil. Saya tidak memiliki apa-apa. Tidak ada yang tersisa. Saya tidak bisa tidur, saya tidak bisa makan, saya tidak pernah tersenyum kepada siapa specifically un, saya bahkan memikirkan untuk mengakhiri hidup saya sendiri. Lalu, suatu sore seekor anak kucing mengikuti saya sepulang kerja. Entah bagaimana, saya merasa kasihan pada anak kucing itu. Cuaca dingin di luar, jadi saya memutuskan untuk membiarkan anak kucing itu masuk. Saya punya sedikit susu, dan anak kucing itu menjilati piring susu hingga bersih. Kemudian ia mendengkur di kaki saya, dan untuk pertama kalinya dalam beberapa bulan, saya tersenyum.

Kemduian saya berhenti untuk berpikir. Jika membantu seekor anak kucing bisa membuat saya tersenyum, mungkin melakukan sesuatu untuk orang lain bisa membuat saya bahagia. Maka, hari berikutnya saya memanggang beberapa biskuit dan membawanya ke tetangga yang sakit dan terbaring di tempat tidur.

Setiap hari saya mencoba untuk melakukan sesuatu yang baik untuk seseorang. Itu membuat saya sangat senang ketika melihat mereka bahagia. Saya tidak tahu siapa saja yang bisa tidur dan makan lebih baik daripada saya. Tetapi saya telah menemukan kebahagiaan dengan memberikan kepada orang lain.”

Ketika mendengar kisah wanita tua itu, wanita kaya tadi menangis. Ia memiliki segala sesuatu yang bisa dibeli dengan uang, tapi ia telah kehilangan hal-hal yang tidak bisa dibeli dengan uang.

Keindahan hidup tidak tergantung pada seberapa bahagianya kita, tetapi pada bagaimana orang lain bahagia disebabkan oleh kita.

 


Sumber : -

Author :

K. Tatik Wardayati

I like food

I like eat

I like cooking

Komentar

Berita Terkait

Mengorbankan Diri Demi Kebahagiaan Orang Lain

Pada saat yang tenang benda-benda pun dapat berbicara satu

Lingkaran Bahagia dan Sukacita Membentang di Sekitar

Seorang petani mengetuk di depan pintu biara. Ketika pintu

Menerima Kelemahan Diri untuk Berbahagia

Saat ini adalah hari yang baik-baik saja selama musim hujan.

Kebahagiaan Ketika Mampu Memberi

Alkisah, ada seorang anak berumur belasan tahun bernama

Berita Lainnya

Mengapa Takut Gagal?

Kegagalan adalah buah dari tindakan. Begitu juga

Sejahtera Tidak Sama dengan Kaya

Menjadi sejahtera mungkin tidak membuat kita kaya secara

Demi Kesembuhan Sang Cucu, Nenek Ini Rela Berjalan 450

Susan Gascoine mulai 25 Maret besok akan memulai perjalanan

Bagaimana Mimpi yang Mustahil Dapat Tercapai? Inilah

Manusia sering mengerjakan hal yang luar biasa. Lalu,