Cinta Itu Ibarat Kupu-kupu, Semakin Dikejar, Semakin Lari

  • Minggu, 11 Februari 2018 21:00 WIB

Kupu-kupu dalam perut

Intisari-Online.com – Cinta itu seperti kupu-kupu. Semakin dikejar, semakin lari. Tapi bila dibiarkan terbang, ia akan datang di saat kita tidak mengharapkannya.

Cinta dapat membuat kita bahagia, tapi sering juga membuat kita sedih. Cinta baru berharga jika diberikan kepada seseorang yang menghargainya.

Oleh karena itu jangan terburu-buru dan pilihlah yang terbaik. Cinta bukan bagaimana menjadi pasangan yang  “sempurna” bagi seseorang.

Tapi, bagaimana menemukan seseorang yang dapat membantu kita menjadi diri kita sendiri.

(Baca juga: Aktor Advent Bangun Meninggal, Karateka Tulen yang Pernah Dikeroyok 30 Preman)

Jangan pernah mengatakan “I love you” bila kita tidak perduli. Jangan pernah membicarakan persaan yang tidak pernah ada.

Jangan pernah menyentuh hidup seseorang bila hal itu akan menghancurkan hatinya.

Jangan pernah menatap matanya bila semua yang kita lakukan hanya berbohong.

Hal paling kejam yang pernah seseorang lakukan kepada orang lain adalah membiarkannya jatuh cinta, sementara kita tidak berniat untuk menanggapinya.

Reporter : intisari-online
Editor : Ade Sulaeman

KOMENTAR

EMBED THIS ARTICLE

Copy and paste this code into your website.

×