Berani Menghadapi Konsekuensi dari Tindakan Kita Entah Bagus atau Buruk Itu Baik

  • Jumat, 9 Februari 2018 22:00 WIB

Kita harus berani menghadapi konsekuensi | snowshoemtn

Intisari-Online.com – Jack memutuskan untuk bermain ski bersama temannya, Bob. Mereka pun mereka mengisi minivan Jack dan menuju ke utara.

Setelah mengemudikan mobil selama beberapa jam, mereka terjebak dalam badai salju yang mengerikan.

Mereka akhirnya membawa mobil mereka ke sebuah peternakan dan bertanya pada wanita cantik yang membukakan pintu apakah mereka bisa bermalam.

“Saya sadar saat ini cuaca buruk di luar sana dan saya memiliki rumah besar ini untuk diri saya sendiri, tapi saya baru saja menjadi janda,” wanita cantik itu menjelaskan.

“Saya takut tetangga akan membicarakan kita jika saya membiarkan kalian tinggal di rumah saya.”

(Baca juga: Bahagia Itu Menemukan Keseimbangan antara Sukacita dan Konsekuensinya)

“Jangan khawatir,” kata Jack. “Kami akan dengan senang hati tidur di gudang. Dan jika cuaca membaik, kami akan pergi, saat cahaya pertama.”

Wanita itu setuju, dan kedua pria itu menemukan jalan ke gudang dan bermalam di sana.

Besok pagi, cuaca telah membaik, dan mereka berhasil dalam perjalanan. Mereka menikmati akhir pekan yang hebat bermain ski.

Tapi sekitar sembilan bulan kemudian, Jack mendapat surat tak terduga dari seorang pengacara. Perlu beberapa menit baginya untuk mengetahuinya, tapi akhirnya dia memutuskan untuk mencoba menemui pengacara dari janda yang ditemuinya saat akhir pekan bermain ski.

Jack menemui temannya, Bob dan bertanya, "Bob, apakah kau ingat janda cantik dari pertanian tempat kita menginap di liburan ski di Utara sekitar 9 bulan yang lalu?"

Reporter : K. Tatik Wardayati
Editor : Moh Habib Asyhad

KOMENTAR

EMBED THIS ARTICLE

Copy and paste this code into your website.

×