Bahagia Itu Menemukan Keseimbangan antara Sukacita dan Konsekuensinya

  • Selasa, 10 Oktober 2017 21:00 WIB

Inilah negara paling bahagia di dunia

Intisari-Online.com – Seorang yang bijak dari sebuah desa sedang bekerja di kebunnya ketika ia didatangi oleh seorang pemuda berumur belasan tahun.

“Apa rahasia hidup bahagia?” tanya pemuda itu.

“Ikutlah dengan saya,” jawab orang bijak itu dan mereka berjalan bersama ke tepi hutan terdekat melalui jalan setapak yang melewati pepohonan beberapa kilometer sebelum kembali ke tempat yang sama.

“Berjalan-jalanlah di sepanjang jalan ini, tapi lihatlah beruang yang tinggal di sana itu,” kata orang bijak itu.

Pemuda itu mengangguk dan berjalan dengan gentar di sepanjang jalan setapak.

Beberapa jam kemudian pemuda itu kembali.

“Apakah Anda melewati jalan yang baik?” tanya orang bijak itu.

“Biasa saja,” jawab pemuda itu.

“Apakah Anda melihat pohon ek yang kokoh, bunga-bunga yang mekar, tupai yang bermain-main, dan pelangi yang indah?”

“Saya tidak memperhatikannya,” jawab pemuda itu, “saya terlalu sibuk untuk mengawasi beruang.”

Reporter : K. Tatik Wardayati
Editor : Moh Habib Asyhad

KOMENTAR

EMBED THIS ARTICLE

Copy and paste this code into your website.

×