Adalah Keberanian yang Kita Butuhkan untuk Keluar dari Zona Nyaman

  • Minggu, 10 September 2017 07:00 WIB

keluar dari zona nyaman

Intisari-Online.com – Penny penguin kecil menetas di liang kecil. Selama beberapa minggu pertama hidupnya, yang ia tahu adalah ruang kecil dan gelap yang disebutnya rumah.

Kemudian ibunya menatapnya dan berkata, "Ini saatnya Penny."

"Waktunya untuk apa ibu?"

(Baca juga: Mengembangkan Keberanian dari Ketakutan Bisa Menumbuhkan Rasa Percaya Diri)

"Sudah waktunya pergi ke sana, berenang di laut dan menangkap ikan." Ibunya menjawab sambil tersenyum.

"Tapi saya takut," kata Penny. 

"Saya pernah mendengar ada anjing laut dan rubah dan hiu yang ingin memakan saya, dan bagaimana jika saya tidak dapat menangkap ikan? Saya suka di sini, aman dan hangat dan hanya itu yang saya tahu. Kenapa saya tidak bisa tinggal di sini selamanya? "

"Karena kau penguin, Penny. Kita menetas tidak untuk tetap bersembunyi di liang selamanya. Kita menetas untuk berenang, mengejar, untuk hidup. Ya, itulah risiko menjadi seekor penguin, tapi begitulah dirimu dan begitulah seharunya kamu hidup.”

Penny ragu sejenak dan terhuyung-huyung menuju pintu masuk liangnya.

Matanya berkedip saat ia melangkah ke bawah sinar matahari untuk pertama kalinya.

Reporter : K. Tatik Wardayati
Editor : Moh Habib Asyhad

KOMENTAR

EMBED THIS ARTICLE

Copy and paste this code into your website.

×