HUT TNI: Jenderal Soedirman, Jenderal yang Tak Sudi Dilecehkan dan Biasa Ambil Risiko

  • Kamis, 5 Oktober 2017 17:00 WIB

Jenderal Soedirman | IST

Intisari-Online.com - Sampai tanggal 12 November 1945, Pak Dirman memimpin Divisi V yang wilayahnya meliputi Karesidenan Banyumas dan Kedu.

Kolonel yang baru saja dipilih menjadi Panglima ini (tinggal menunggu pelantikan), pada tanggal 26 November 1945 menghadapi serbuan tentara Inggris yang diboncengi Belanda dari Semarang.

Ia kemudian menyerang balik lawan yang ketika itu sudah menduduki Kota Ambarawa.

Para komandan sektor bawahannya diminta berkumpul di Magelang untuk merundingkan siasat merebut Ambarawa.

Jalan antara Semarang – Ambarawa harus dikuasai sepenuhnya dengan sergapan mendadak terhadap pasukan musuh yang mondar-mandir di antara kedua tempat itu.

(Baca juga: HUT TNI: Jenderal Soedirman, Sang Guru yang Jadi Panglima Besar)

Serangan umum ke Ambarawa pun dilakukan serentak di semua sektor, menjelang fajar 12 Desember 1945.

Komando  penyerangan disampaikan dengan isyarat tembakan pistol.

Sehari penuh, pertempuran berlangsung!

Baru pada hari keempat, 15 Desember, pasukan Indonesia berhasil merebut Ambarawa.

Reporter : intisari-online
Editor : Ade Sulaeman

KOMENTAR

EMBED THIS ARTICLE

Copy and paste this code into your website.

×