Bila Hati Nurani Sudah Bekerja Kita Mau Apa? Polisi Ini Tetap Bantu Evakuasi 1.500 Warga Korban Badai Harvey Meski Menderita Kanker Stadium 4

  • Selasa, 12 September 2017 07:00 WIB

Bart Ramon saat membantu evakuasi korban Badai Harvey | CBS News

Intisari-Online.com – Bert Ramon adalah polisi yang bertugas di Kepolisian Houston, Amerika Serikat.

Walaupun sudah didiagnosis terkena kanker usus stadium 4, ia menolak untuk berhenti bekerja.

Ia memang tidak bisa lagi ikut tugas patroli keamanan kota, melainkan bekerja di belakang meja saja. Namun, saat terjadi Badai Harvey, ia tidak bisa tinggal diam.

(Baca juga: Beginilah Cara Bon Jovi Mengejutkan Penggemarnya yang Menderita Kanker Paru-paru Stadium 4)

Ia menolak duduk tenang di balik meja kerjanya. Pasalnya, ia tahu betapa banyaknya warga yang terjebak dalam bahaya karena Houston mulai dilanda banjir akibat Badai Harvey.

Keluarga, perawat yang membantunya, serta rekan sesama polisi tidak yakin kalau itu adalah ide yang baik. Mereka takut akan kondisi bahayanya bagi Bert.

“Aku cuma katakan bahwa ia tahu sel darahnya rendah. Jadi ia dapat bengkak, memar, dan mudah berdarah,” kata Diana Reed, petugas yang merawatnya.

Namun, Bert menyakinkan dirinya kalau ia baik-baik saja. Jangan menyuruhnya untuk mundur.

“Aku akan pergi ke tempat dimana aku butuh berada,” tegas Bert Ramon pada Diana Reed.

undefined

Isterinya, Cindy Ramon juga tidak bisa melarang tekad suaminya. Tidak ada cara yang dapat ia katakan kepada suaminya untuk tidak pergi.

Reporter : Moh Habib Asyhad
Editor : Moh Habib Asyhad

KOMENTAR

EMBED THIS ARTICLE

Copy and paste this code into your website.

×