Allianz mengundang komunitas dan para penyandang disabilitas dalam Allianz Virtual Run 2016 / Foto : Bramantyo Indirawan

Lari Virtual Bersama Allianz Indonesia Untuk Membantu Para Penyandang Disabilitas

  • Editor : Ade Sulaeman
  • Friday, 02 December 2016
  • 05:01 pm

Allianz Virtual Run 2016 “Dare to Share” merupakan kampanye yang diselenggarakan di seluruh Indonesia dengan mengajak para pelari untuk membantu para penyandang disabilitas.

Intisari-Online.com – Pada tahun 2016 ini, Allianz Indonesia mengajak komunitas beserta 1.400 pelari untuk menyelesaikan tantangan Allianz Virtual Run 2016. Seluruh peserta harus mencapai akumulasi jarak tempuh sebesar 50.000 km yang dilakukan dari bulan Agustus hingga November untuk membantu para penyandang disabilitas.

Kegiatan lari virtual ini memberikan kebebasan peserta untuk berlari dimana saja dan kapan pun dengan aplikasi GPS Endomondo yang mencatat jarak tempuh.

Sebagai bagian dari program Allianz Economic Empowerment for Entrepreneur with Disability (EMPOWEREMENT), bantuan langsung serta pendampingan usaha kecil diberikan kepada penyandang disabilitas seperti masyarakat tuna netra.

(Baca juga: Allianz Memberi Kemudahan dengan Berinovasi)

“Kami perlu dampingi apa yang sudah diberikan, komunitas tuna netra membuat gerabah di Jawa Tengah, kerajinan tangan dari limbah, bengkel, ternak kambing, dan juga teman-teman Jakarta yang membuat pembukuan dengan huruf braille,” tutur Indra Yuliawan selaku Head of Corporate Social Responsibility Allianz Indonesia.

Suparwi sebagai salah satu anggota Koperasi Masyarakat Tuna Netra (Komastra) juga turut hadir sebagai pihak yang mendapatkan bantuan oleh Allianz. “Bagaimana kita menjadi bermanfaat bagi diri sendiri dan orang lain? Kita harus berani untuk melakukan hal seperti usaha,”tambahnya.

Komunitas lari ikut serta meramaikan acara, seperti Team Chubby yang membantu Allianz untuk mencapai jarak tempuh 50.000 km. “Saya tertatik sekali karena bidang volunteer yang memiliki tujuan empowerement, setiap kali lari per km saya selalu berpikir ini bukan untuk diri sendiri,” ungkap Diella Dahlan sebagai salah satu anggotanya.


Sumber :

Author :

Bramantyo Indirawan

Jatuh cinta pada dunia sinema, budaya, musik serta euforia, segalanya yang post-modern, komedi hitam, dan nostalgia.

Man is born free, and everywhere he is in chains - J. J. Rousseau

Komentar

Berita Terkait

Haikal Nur Karim dan Rifqy Nur Forqon, Dua Remaja yang

Haikal Nur Kamir dan Rifqy Nur Forqon akhirnya didaulat

Allianz Amateur Replay, Aplikasi Perekam Gol untuk para

Rekaman dari proses sebuah gol cantik, terutama dari para

Allianz Memberi Kemudahan dengan Berinovasi

Jika sampai terpaksa berurusan dengan rumah sakit, kita

Pro-Kontra Lari Sebagai Olahraga

Berlari atau jogging secara rutin dan konsisten merupakan

Berita Lainnya

Trik Turun Cepat dan Permanen dalam 4 hari di Ubud,

Kapan lagi bisa melakukan berbagai kegiatan menyenangkan di

Inilah Penampakan Honda City 2017 yang Baru Saja

Sedan baru New Honda City 2017 resmi meluncur di Indonesia.

Philips Donasikan Rp2 Miliar, Bantu Prgoram UNICEF di

Berkolaborasi dengan UNICEF, Philips memberikan dukungan

Duh! 30-50% Pasien di Rumah Sakit Mengalami Malnutrisi

Acara FRANC ke-17 yang diselanggarakan di Bali, Indonesia