STNK Kena Pajak Progresif? Begini Cara Mudah menghindarinya

  • Jumat, 2 Februari 2018 11:45 WIB

Contoh STNK yang mengalami biaya kepengurusan baru ditambah pajak progresif roda dua | Otomania

Intisari-online.com - Banyak kasus masyarakat kaget karena harus membayar pajak mobil atau sepeda motor dengan nominal yang cukup besar.

Padahal, hanya punya satu kendaraan di rumah, tetapi kena pajak progresif.

Setelah dicari tahu, ternyata mobil atau motor yang sudah dijual masih atas nama atau alamat sama.

Jika sudah seperti itu, Anda harus segera melakukan pemblokiran ke Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap ( Samsat).

BACA JUGA: Catat, Inilah Biaya Pembuatan SIM Tahun 2018

Berdasarkan aturan per 1 Juni 2015 pengenaan pajak progresif berdasarkan pada alamat.

Kebijakan itu tertuang dalam Peraturan Daerah Provinsi DKI Jakarta Nomor 2 Tahun 2015.

Jadi, motor atau mobil akan dikenakan pajak progresif bila alamat pemiliknya memiliki kesamaan dengan alamat wajib pajak yang telah terdaftar.

Kasi STNK Subdit Regident Ditlantas Polda Metro Jaya Kompol Bayu Pratama menjelaskan, untuk melakukan pemblokiran cukup mudah.

BACA JUGA: Begini Cara Mengenali Pangkat Anggota TNI dari Mobil Dinasnya

Reporter : intisari-online
Editor : Yoyok Prima Maulana

KOMENTAR

EMBED THIS ARTICLE

Copy and paste this code into your website.

×