Begini Cara Sederhana Untuk Mengurangi Panik dan Kecemasan

  • Jumat, 8 Juli 2016 13:00 WIB

Begini Cara Sederhana Untuk Mengurangi Panik dan Kecemasan

Intisari-Online.com – Panik merupakan hal yang amat wajar dan tentunya sebagian besar orang pernah mengalaminya. Panik juga disertai rasa cemas yang membuat pikiran kita menjadi gelisah. Lalu, apa yang sebaikmya kita lakukan bila panic attack (serangan panik) menyerang? Nah, berikut tipsnya:

1.Menarik napas dengan dalam. Setiap teknik relaksasi amat berkaitan erat dengan pernapasan. Nah, cara paling sederhana adalah pernapasan perut. Pernapasan ini memiliki kekuatan untuk menenangkan seluruh sistem saraf kita.

Teknik pernapasan perut dapat merangsang saraf vagus (saraf otak yang cabangnya terpencar hampir ke semua organ dalam tubuh), untuk mengeluarkan enzim anti-stres dan hormon yang menenangkan. Caranya, tahanlah napas dalam-dalam selama enam detik  lalu hembuskan perlahan. Setelah itu, pindahkan napas di dalam dada ke bagian diafragma kita.

2. Memercikkan air ke wajah. Pernakah Anda merasa sensasi berbeda ketika memercikkan air ke bagian wajah? Suatu penelitian mengatakan, air dingin yang dibasuh ke wajah dapat merubah fisiologi kita, melalui rangsangan dalam sistem parasipatik. Alhasil, hal ini dapat meningkatkan aliran darah dan memperlambat detak jantung.

3. Makan cokelat hitam. Cokelat hitam memiliki satu konsentrasi mangenesium yang cukup tinggi. Nah, magnesium inilah yang dapat menenangkan pikiran kita. Selain itu, cokelat juga mengandung sejumlah triptofan, yang bisa memicu serotonin (hormon kebahagian).

4. Mandi air garam. Mandi atau berendam dengan garam epsom dapat membantu kita untuk melawan respon stres yang ada. Garam epsom sendiri merupakan senyawa mineral yang mengandung magnesium dan oksigen.

Mandi air hangat dengan garam epsom, memungkinkan magnesium terserap dengan mudah ke dalam kulit. Dengan begitu dapat membuat kita lebih tenang dan relaks. Menurut studi dalam The Journal Neuropharmacology, kekurangan magnesium dalam tubuh dapat menyebabkan kecemasan.

 5. Memijat kulit kepala. Menurut International Journal of Neuroscience, terapi pijat dapat meningkatkan hormon serotonin sebesar 28 persen. Memijat kulit kepala dapat mengirim sirkulasi darah ke otak. Ia juga bisa mengurangi ketegangan otot di bagian belakang kepala dan leher kita

(Everydayhealth.com/Therese Borchard)

Reporter : Ilham Pradipta M.
Editor : Ilham Pradipta M.

KOMENTAR

EMBED THIS ARTICLE

Copy and paste this code into your website.

×