Bagaimana Jika Anak Tidak Menyukai Belajar?

Bagaimana Jika Anak Tidak Menyukai Belajar?

  • Editor : Monalisa Darwin D
  • Sunday, 27 December 2015
  • 12:00 pm

Sebagai orangtua, tentunya kita khawatir ketika anak-anak tidak memiliki hasrat untuk belajar, tidak suka belajar. Memang cukup sulit karena orangtua akan diuji kesabarannya dan bisa berujung pada kemarahan.

Intisari-Online.com - Sebagai orangtua, tentunya kita khawatir ketika anak-anak tidak suka belajar. Memang cukup sulit karena orangtua akan diuji kesabarannya dan cenderung akan marah atas kondisi ini. Tanganilah dengan perasaan tenang dengan beberapa cara bagaimana jika anak tidak menyukai belajar berikut:

  • Ketahui ketertarikan anak

Orangtua harus terbuka terhadap anak, terutama mengenai ketertarikan atau minatnya terhadap sesuatu. Entah itu bernyanyi, menari, berhitung, memecahkan teka-teki, atau olahraga. Dengan demikian, orangtua dapat mendukung dan mengajak mereka membaca informasi mengenai hal-hal yang berkaitan dengan ketertarikannya tersebut. Orangtua juga harus berperan dalam mendorong minat anak, berikan campuran kreativitas sehingga akan mengahlihkan fokus mereka terhadap “belajar”.

  • Membaca bersama

Jika anak bosan atau tidak senang dalam kegiatan membaca sebagai proses belajar, cobalah untuk ikut bersamanya. Dengan membaca bersama-sama atau bergiliran, akan membuat anak akan lebih tertarik. Setelahnya, masing-masing harus membuat ringkasan dari bacaan. Ini dapat menjadi pengalaman yang lebih menarik bagi anak.

  • Pendekatan kreatif

Kreativitas memang sangat dibutuhkan dalam proses belajar agar anak tidak merasa bosan. Kreativitas juga dapat membuat anak berimajinasi dan bereksplorasi. Untuk pelajaran yang memerulkan praktik, ajaklah mereka untuk bereksperimen bersama. Mengajak anak ke museum juga dapat memberikan mereka pengetahuan secara visual.

  • Bermain game otak

Ajaklah anak untuk memainkan permainan yang mengasah otak, sehingga mereka dapat berpikir secara aktif dan efektif. Ada banyak permainan yang dapat dicoba, mulai dari Scrabble, Sudoku, teka-teki, hingga catur.

  • Rayakan prestasi mereka

Tak perlu perayaan yang mewah, paling tidak anak akan merasa senang ketika mereka mendapatkan hadiah dari apa yang telah mereka raih dalam prestasi. Ini juga akan menjadi dorongan atau motivasi kepada anak untuk dapat lebih bersemangat belajar.

Tidak mengherankan anak-anak membenci kegiatan belajar, namun orangtua harus memahami bagaimana jika anak tidak menyukai belajar dengan beberapa cara di atas.


(Magforwomen.com)

Author :

Monalisa Darwin D

Komentar

Berita Terkait

Langsung Baca Ini Jika Anda Masih Bingung Beda Krim

Apa bedanya cream untuk pencerah kulit dan pemutih kulit?

Tak Perlu Risau Jika Suami Ingin Nikah Lagi Jika Anda

Bagaimana menghadapi suami yang ingin menikah kembali?

Bisakah Kita Dipidana Jika Tanpa Sadar Membeli Barang

Apakah seseorang dapat dipidana jika tanpa sadar telah

3 Kondisi Lidah Ini Tunjukan Anda Sedang Tidak Sehat

Lidah adalah sumber informasi kesehatan yang agak diabaikan.

Berita Lainnya

Cara Ampuh Berhenti Merokok, Perokok Wajib Baca!

Simak langkah-langkah berikut ini, untuk meninggalkan

Apakah Perbedaan Korupsi, Pencucian Uang dan

Sebenarnya apa perbedaan korupsi dan pencucian uang? Apakah

Berniat Resign? Pahami Aturan tentang Uang Komisi

Sales sebuah perusahaan ini mengundurkan diri. Bagaimana

Berbahayakah Kram Diafragma yang Gejalanya Berupa

Kram diafragma umumnya memang dapat menyebabkan nyeri dada